Rembang (buseronline.com) - Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dindikpora) Kabupaten Rembang siap mengoperasikan bus sekolah bantuan dari Kementerian Perhubungan Republik Indonesia untuk melayani transportasi pelajar di wilayah selatan Kabupaten Rembang, khususnya Kecamatan Sulang hingga Gunem.
Kepala Dindikpora Kabupaten Rembang melalui Sekretaris Dindikpora, Khoironi, mengatakan bahwa unit bus sekolah tersebut saat ini sudah berada di kantor Dindikpora. Dari sisi kesiapan operasional, pihaknya telah menyiapkan anggaran operasional serta pengemudi bus.
“Untuk kesiapan operasional sudah kami siapkan, baik anggaran maupun driver-nya. Namun sampai saat ini, bus belum bisa beroperasi karena masih menunggu faktur dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, serta berita acara serah terima,” jelas Khoironi saat ditemui di halaman Kantor Bupati Rembang, Kamis.
Khoironi menjelaskan, sembari menunggu proses administrasi tersebut, pihaknya tengah melakukan pemetaan waktu dan rute operasional bus sekolah. Bus tersebut direncanakan akan difungsikan untuk kegiatan antar jemput siswa sekolah pada jam masuk dan pulang sekolah.
Menurutnya, dilansir dari laman Jatengprov, wilayah Sulang hingga Gunem dipilih sebagai prioritas operasional karena keterbatasan akses transportasi umum di kawasan tersebut. Di lapangan, masih banyak dijumpai pelajar, bahkan yang masih di bawah umur, berangkat ke sekolah menggunakan sepeda motor dengan risiko keselamatan yang tinggi.
“Wilayah Sulang sampai Gunem itu kan tidak ada angkutan desa. Kalaupun ada, tampaknya sudah tidak lagi beroperasi, termasuk jalur Sulang hingga SMP Negeri 2 Bulu,” ujarnya.
Kondisi tersebut, lanjut Khoironi, kerap memaksa siswa menggunakan kendaraan pribadi atau menumpang angkutan secara tidak aman, seperti bergelantungan pada kendaraan, sehingga keberadaan bus sekolah diharapkan dapat menjadi solusi transportasi yang lebih aman dan layak bagi pelajar.
Selain bantuan bus sekolah dari pemerintah pusat, Dindikpora Kabupaten Rembang juga berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan setempat. Pada tahun 2026 ini, Dinas Perhubungan Kabupaten Rembang telah mengajukan usulan pengadaan bus sekolah tambahan guna memperluas cakupan layanan transportasi pelajar di daerah-daerah lain yang memiliki keterbatasan sarana angkutan umum.
Khoironi berharap, pengoperasian bus sekolah ini nantinya dapat meningkatkan keselamatan dan kenyamanan siswa dalam perjalanan menuju sekolah, sekaligus mendukung kelancaran proses pendidikan, khususnya bagi pelajar yang tinggal di wilayah dengan akses transportasi terbatas.
“Dengan adanya bus sekolah, kami berharap angka kecelakaan pelajar bisa ditekan dan orang tua merasa lebih tenang karena anak-anaknya berangkat dan pulang sekolah dengan lebih aman,” pungkasnya. (R)
Editor
: GY Simanjuntak MSi
beritaTerkait
komentar