Senin, 06 April 2026

Pendaftaran Pelatihan Vokasi 2026 Resmi Dibuka Pemkab Rembang

GY Simanjuntak MSi - Kamis, 29 Januari 2026 09:18 WIB
Pendaftaran Pelatihan Vokasi 2026 Resmi Dibuka Pemkab Rembang
Peserta mengikuti pelatihan vokasi kejuruan tata udara (AC) di Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Rembang sebagai bagian dari program peningkatan keterampilan kerja masyarakat. (Dok/Jatengprov)

Rembang (buseronline.com) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang membuka pendaftaran pelatihan vokasi tahun 2026 mulai 26 Januari 2026. Pendaftaran akan ditutup lebih awal apabila kuota peserta di setiap kejuruan telah terpenuhi.


Dilansir dari laman Jatengprov, Kepala Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Rembang, Diah Kurnianingrum, mengatakan pelaksanaan pelatihan dijadwalkan mulai 2 Maret 2026. Pembukaan pendaftaran lebih awal dilakukan agar masyarakat memiliki waktu cukup untuk mempersiapkan diri.


Menurutnya, pelatihan vokasi merupakan program peningkatan keterampilan kerja praktis yang dirancang untuk membekali peserta dengan kemampuan siap pakai, sehingga lebih mudah terserap di dunia kerja maupun membuka usaha secara mandiri.


“Pelatihan ini fokus pada keterampilan teknis yang langsung dibutuhkan industri dan dunia usaha. Harapannya peserta bisa cepat bekerja atau berwirausaha setelah lulus,” ujar Diah.


Pada tahun 2026, BLK Rembang menyediakan enam paket kejuruan, yakni las, otomotif, menjahit, tata udara (AC), teknologi informasi dan komunikasi (TIK/TOA), serta tata boga. Namun, khusus tata boga, pesertanya sudah ditetapkan dari pendaftar tahun sebelumnya yang sempat tertunda pelaksanaannya.


“Dengan demikian, masyarakat dapat mendaftar pada lima kejuruan lainnya. Setiap paket diikuti 16 peserta, sehingga kuotanya terbatas. Kami mengimbau masyarakat segera mendaftar,” jelasnya.


Durasi pelatihan berbeda-beda sesuai jenis keterampilan. Pelatihan tata boga menjadi yang paling singkat dengan durasi sekitar 14 hari kerja, sedangkan pelatihan las menjadi yang terpanjang dan diperkirakan berlangsung hingga Mei 2026. Seluruh kegiatan pelatihan menitikberatkan pada praktik langsung agar peserta benar-benar menguasai kompetensi teknis.


Pada hari pertama pembukaan pendaftaran, jumlah pendaftar tercatat masih belasan orang di masing-masing kejuruan. Diah menilai hal tersebut wajar karena proses sosialisasi masih berjalan. Selain itu, sempat terjadi kendala teknis pada aplikasi pendaftaran Siap Kerja, namun kini sistem sudah berangsur normal.


Untuk mempermudah akses masyarakat, terutama yang belum terbiasa menggunakan layanan digital, BLK Rembang juga menyediakan pendampingan pendaftaran secara langsung di lokasi pelatihan.


“Bagi yang kesulitan mendaftar online, bisa datang langsung ke BLK. Petugas kami siap membantu,” katanya.


Melalui program ini, Pemkab Rembang berharap dapat menekan angka pengangguran, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta menjembatani kebutuhan pasar kerja dengan tenaga kerja lokal yang kompeten. Selain keterampilan praktis, peserta juga akan memperoleh sertifikat kompetensi sebagai bekal mencari kerja atau merintis usaha.


Program pelatihan vokasi tersebut menjadi salah satu langkah strategis pemerintah daerah dalam memperkuat daya saing tenaga kerja lokal di tengah persaingan dunia kerja yang semakin ketat. (R)

Editor
: GY Simanjuntak MSi
beritaTerkait
Tiga Prajurit TNI Gugur di Misi UNIFIL Lebanon, Presiden Prabowo Beri Penghormatan Terakhir
Perayaan Paskah GBKP Setia Budi Meriah, Diisi Ibadah, Pujian dan Perlombaan
Kredensialing: Strategi Utama Hadirkan Layanan JKN Berkualitas
Pemko Medan Tingkatkan Layanan dan Fasilitas RSUD Dr Pirngadi di Hari Ginjal Sedunia
Pemberdayaan Perempuan melalui Pendidikan Diperkuat Jejaring Lintas K/L
Kemendikdasmen Jadi Finalis Top Inovasi Kementerian PAN-RB Lewat Inovasi Verifikasi Data ATS
komentar