Kendal (buseronline.com) - SMK Negeri 1 Kendal terus memperkuat pembelajaran berbasis industri kreatif dengan menghadirkan proyek entrepreneur bagi siswa jurusan Broadcasting dan Perfilman.
Melalui program ini, siswa tidak hanya dibekali keterampilan teknis produksi audio visual, tetapi juga diarahkan untuk mengembangkan kreativitas menjadi peluang usaha berbasis konten digital.
Program tersebut disampaikan Kepala SMK Negeri 1 Kendal, Agus Maksum, saat talkshow interaktif bertajuk Wirausaha Muda di Era Konten Digital yang digelar di aula sekolah setempat, Selasa.
Agus mengatakan, pembelajaran berbasis proyek kewirausahaan menjadi bagian penting dalam menyiapkan lulusan agar siap menghadapi dunia kerja maupun dunia usaha.
“Melalui unit produksi, siswa tidak hanya belajar membuat konten, tetapi juga belajar bertanggung jawab terhadap konsumen, kualitas layanan, dan manajemen kerja. Ini kami siapkan agar siswa siap terjun ke industri kreatif maupun berwirausaha setelah lulus,” ujarnya.
Ia menambahkan, sekolah juga telah menjalin kerja sama dengan Kaligrafi Syekh Puji untuk memproduksi sekaligus memasarkan produk melalui konten digital yang dibuat siswa.
Direktur Utama PT Sinar Lendoh Terang (Silenter), DR HM Pujiono Cahyo Widianto atau Syekh Puji, menyatakan dukungannya terhadap kreativitas pelajar. Ia bahkan membuka peluang pendampingan usaha bagi siswa yang ingin menekuni bisnis kaligrafi.
Menurutnya, siswa berprestasi juga berkesempatan direkrut langsung. “Bagi juara pertama lomba konten kreator, akan kami rekrut dengan gaji pokok Rp5 juta per bulan ditambah tunjangan lainnya, sehingga totalnya bisa lebih dari Rp6 juta,” ungkapnya.
Direktur Utama Sinar Pujiono Terang, Lutviana Ulfah, menilai kolaborasi antara sekolah dan dunia industri sangat penting sebagai ruang belajar sekaligus pembinaan kewirausahaan bagi pelajar.
“Di era digital, siswa harus mampu melihat peluang usaha. Kolaborasi ini kami harapkan berjalan baik agar bisa memberikan manfaat nyata bagi siswa,” tuturnya.
Sementara itu, dilansir dari laman Jatengprov, Wakil Ketua Komite Ekonomi Kreatif Provinsi Jawa Tengah, Bambang Supradono, menyebut era digital membuka peluang luas bagi generasi muda untuk membangun bisnis, salah satunya melalui pemasaran produk dengan konten kreatif.
Hal senada disampaikan Kepala Seksi SMK Cabang Dinas Wilayah II Jawa Tengah, Andang Fitriadi. Ia memastikan dukungan penuh dari pihaknya agar siswa terus berkarya dan memanfaatkan teknologi digital sebagai peluang usaha.
“Tentunya pihak sekolah harus berperan aktif agar siswa memiliki kreativitas dan daya saing dalam menghadapi era digital,” katanya.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan praktik langsung pemasaran produk kaligrafi melalui siaran langsung di media sosial yang dilakukan siswa SMK Negeri 1 Kendal, Lidya Febriananda.
Salah satu siswa, Ardita, mengaku kegiatan tersebut memberikan pengalaman baru sekaligus menambah semangat untuk memanfaatkan konten digital sebagai sarana promosi yang menghasilkan pendapatan tambahan.
Ia juga menyatakan siap mengikuti lomba konten promosi produk kaligrafi menjelang Ramadan karena dinilai sebagai peluang yang baik untuk mengasah kreativitas sekaligus berwirausaha.
Melalui program ini, SMK Negeri 1 Kendal berharap dapat melahirkan lulusan yang tidak hanya terampil secara teknis, tetapi juga mandiri dan berjiwa entrepreneur di sektor industri kreatif digital. (R)
Editor
: GY Simanjuntak MSi
beritaTerkait
komentar