Senin, 06 April 2026

Wali Kota Bandung Tekankan Peran Orang Tua Dukung Anak Berani Tampil di Panggung

GY Simanjuntak MSi - Senin, 26 Januari 2026 09:02 WIB
Wali Kota Bandung Tekankan Peran Orang Tua Dukung Anak Berani Tampil di Panggung
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan berfoto bersama para pemain Drama Musical Gebyar Santa Angela usai pertunjukan di Universitas Katolik Parahyangan, Bandung, Sabtu (24/1/2026). (Dok/Diskominfo Bandung)

Bandung (buseronline.com) - Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengajak para orang tua memberikan dukungan penuh kepada anak-anak yang sedang tampil di panggung, karena ruang pertunjukan menjadi tempat penting untuk melatih keberanian dan menghadapi rasa takut. Pernyataan ini disampaikan pada acara Drama Musical Gebyar Santa Angela di Universitas Katolik Parahyangan, Sabtu.


Farhan menegaskan, anak-anak yang tampil sedang menguji diri mereka sendiri di depan orang-orang yang seharusnya menjadi penggemar utama mereka.


“Anak-anak kita ini sedang menguji dirinya sendiri untuk tampil di depan orang-orang yang jelas adalah number one fans mereka,” ujarnya.


Wali kota menekankan peran orang tua dan keluarga sebagai sumber keberanian pertama bagi anak yang sedang belajar tampil di ruang publik.


Ia meminta agar penonton tetap memberikan tepuk tangan meski anak melakukan kesalahan kecil di atas panggung.


“Kalau kelihatan ada salah, tepuk tangan saja. Nervous itu luar biasa, apalagi bagi yang pertama kali naik panggung,” ucap Farhan.


Menurutnya, rasa takut salah, lupa, atau dinilai merupakan bagian dari proses pembelajaran yang tidak bisa dilewati begitu saja.


Panggung, menurut Farhan, menjadi arena bagi anak untuk melawan voice of fear, suara ketakutan dari dalam diri yang sering menghambat keberanian.


“Ini cara paling positif dan progresif untuk melawan rasa takut itu,” tuturnya.


Farhan menambahkan, selain menghadapi ketakutan internal, anak-anak juga dihadapkan pada voice of cynicism atau suara sinisme dari luar, termasuk dari penonton.


Ia mengingatkan bahwa meskipun penonton berhak menilai, empati jauh lebih penting bagi anak yang sedang belajar tampil.


“Biarkan mereka belajar menghadapi ketakutan dan berhadapan dengan penilaian orang lain. Itu hal yang biasa dalam dunia nyata,” ujar Farhan.


Dilansir dari laman Diskominfo Bandung, Wali kota juga berbagi kisah pribadinya saat menjadi bagian dari Santa Angela, termasuk pengalaman mengikuti kursus bahasa Inggris di lingkungan tersebut, sebagai inspirasi bagi anak-anak untuk terus belajar dan berani menampilkan kemampuan mereka.


“Terima kasih untuk semuanya, sekali lagi selamat merayakan,” pungkasnya.


Acara Drama Musical Gebyar Santa Angela menjadi wadah edukatif dan kreatif, sekaligus memberikan pengalaman berharga bagi anak-anak untuk mengasah keberanian, percaya diri, dan kemampuan tampil di depan publik, dengan dukungan penuh dari orang tua dan keluarga. (R)

Editor
: GY Simanjuntak MSi
beritaTerkait
Tiga Prajurit TNI Gugur di Misi UNIFIL Lebanon, Presiden Prabowo Beri Penghormatan Terakhir
Perayaan Paskah GBKP Setia Budi Meriah, Diisi Ibadah, Pujian dan Perlombaan
Kredensialing: Strategi Utama Hadirkan Layanan JKN Berkualitas
Pemko Medan Tingkatkan Layanan dan Fasilitas RSUD Dr Pirngadi di Hari Ginjal Sedunia
Pemberdayaan Perempuan melalui Pendidikan Diperkuat Jejaring Lintas K/L
Kemendikdasmen Jadi Finalis Top Inovasi Kementerian PAN-RB Lewat Inovasi Verifikasi Data ATS
komentar