Senin, 06 April 2026

Sekda Jateng Terinspirasi Guru Muchtar, Sambangi Sekolah Terluar di Cilacap

GY Simanjuntak MSi - Sabtu, 24 Januari 2026 09:06 WIB
Sekda Jateng Terinspirasi Guru Muchtar, Sambangi Sekolah Terluar di Cilacap
Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Sumarno menyusuri jalur laut menggunakan perahu saat meninjau SMA Negeri 1 Kampung Laut, Kabupaten Cilacap, terinspirasi keteladanan guru Muchtar yang mengajar di wilayah terluar, Kamis (22/1/2026). (Dok/Humas Jateng

Cilacap (buseronline.com) - Keteladanan seorang guru di wilayah terluar Jawa Tengah menginspirasi Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, untuk menyusuri langsung medan berat menuju SMA Negeri 1 Kampung Laut, Kecamatan Kampung Laut, Kabupaten Cilacap. Sekolah tersebut dikenal sebagai salah satu sekolah terluar yang berada di kawasan Laguna Segara Anakan, berdekatan dengan Pulau Nusakambangan.


Inspirasi itu datang dari kisah pengabdian Muchtar, guru agama di SMAN 1 Kampung Laut, yang sejak 2008 setia mengajar meski harus menempuh perjalanan panjang dan melelahkan setiap hari. Dari rumahnya di Purbalingga, Muchtar berangkat pukul 04.00 WIB dan menempuh perjalanan darat serta laut selama kurang lebih tiga jam untuk sampai ke sekolah.


Tergerak oleh kisah tersebut, Sumarno pada Kamis, menelusuri rute yang biasa dilalui Muchtar. Ia berangkat dari Dermaga Sleko, yang berada di kawasan Pelabuhan Tanjung Intan Cilacap, sekitar pukul 06.00 WIB. Menggunakan perahu compreng, Sumarno menempuh perjalanan laut selama kurang lebih 2,5 jam menyusuri perairan Laguna Segara Anakan.


Dermaga Sleko sendiri merupakan jalur utama penghubung menuju gugusan pulau-pulau kecil di wilayah Kampung Laut. Dalam perjalanan, Sumarno bahkan sempat mencoba mengemudikan perahu. Rombongan tiba di Dermaga Klaces sekitar pukul 08.30 WIB dan melanjutkan perjalanan menuju sekolah dengan berjalan kaki selama kurang lebih 15 menit.


“Saya bertemu Pak Muchtar ini di TVRI, saat beliau menjadi tokoh inspirator pada peringatan Hari Korpri. Dari situ saya merasa perlu melihat langsung bagaimana perjuangan beliau dan kondisi sekolahnya,” ujar Sumarno saat berkunjung ke SMAN 1 Kampung Laut.


Di hadapan para siswa dan guru, Sumarno memberikan motivasi agar para peserta didik terus bersemangat menuntut ilmu meski berada di wilayah terpencil. Menurutnya, pendidikan merupakan kunci utama kemajuan suatu bangsa.


“Peradaban dunia berkembang dari pendidikan. Semakin tinggi pendidikan, maka peradaban juga akan semakin tinggi. Pendidikan menjadi kunci yang sangat penting kalau kita ingin menjadi negara yang maju,” tuturnya.


Dilansir dari laman Humas Jateng, Sekda Jateng juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para guru yang dengan penuh dedikasi mengabdi di sekolah terluar tersebut. Ia menilai, fasilitas sarana dan prasarana pendidikan di SMAN 1 Kampung Laut saat ini sudah cukup memadai, termasuk fasilitas perahu bagi guru untuk menunjang mobilitas dari Dermaga Sleko ke Dermaga Klaces.


Namun demikian, Sumarno menilai tantangan utama saat ini adalah menjaga motivasi siswa agar tetap konsisten bersekolah. Ia mengakui, budaya masyarakat setempat yang lebih mengutamakan mata pencaharian masih menjadi pekerjaan rumah bersama.


“Ini butuh perhatian kita semua agar anak-anak tetap rajin sekolah. Kami sangat berharap tidak ada anak putus sekolah di Kampung Laut,” tegasnya.


Kepala SMAN 1 Kampung Laut, Muhammad Lutfi Khamdan, menyambut hangat kunjungan Sekda Jateng tersebut. Ia menjelaskan, saat ini SMAN 1 Kampung Laut memiliki 230 peserta didik. Meski berada di wilayah terluar Kabupaten Cilacap, prestasi sekolah tersebut cukup membanggakan.


“Beberapa waktu lalu, dua siswa kami berhasil menjadi finalis Olimpiade Sains Nasional mewakili Kabupaten Cilacap untuk mata pelajaran Astronomi dan Kimia,” ungkapnya.


Dalam kesempatan tersebut, Sumarno juga menyerahkan sejumlah bantuan, antara lain bantuan renovasi Masjid SMAN 1 Kampung Laut Tahap II sebesar Rp25 juta, bantuan pengurukan akibat rob senilai Rp50 juta, serta bantuan tas sekolah yang diserahkan secara simbolis kepada sejumlah siswa.


Kunjungan ini diharapkan dapat menjadi penyemangat bagi para pendidik dan peserta didik di wilayah terluar, sekaligus memperkuat komitmen pemerintah dalam pemerataan kualitas pendidikan di Jawa Tengah. (R)

Editor
: GY Simanjuntak MSi
beritaTerkait
Tiga Prajurit TNI Gugur di Misi UNIFIL Lebanon, Presiden Prabowo Beri Penghormatan Terakhir
Perayaan Paskah GBKP Setia Budi Meriah, Diisi Ibadah, Pujian dan Perlombaan
Kredensialing: Strategi Utama Hadirkan Layanan JKN Berkualitas
Pemko Medan Tingkatkan Layanan dan Fasilitas RSUD Dr Pirngadi di Hari Ginjal Sedunia
Pemberdayaan Perempuan melalui Pendidikan Diperkuat Jejaring Lintas K/L
Kemendikdasmen Jadi Finalis Top Inovasi Kementerian PAN-RB Lewat Inovasi Verifikasi Data ATS
komentar