Mimika (buseronline.com) - Personel Operasi Damai Cartenz 2026 tidak hanya menjalankan tugas pengamanan dan penegakan hukum, tetapi juga aktif membangun kedekatan dengan masyarakat melalui kegiatan sosial dan edukatif. Salah satunya dengan menyambangi TK Tunas Kemala Bhayangkari 11 yang berlokasi di Jalan Agimuga No 5 Mile 32, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Rabu.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kompol Bayu Arswendo dan melibatkan personel Polisi Wanita (Polwan) Brimob. Kehadiran personel Polri dengan pendekatan humanis menciptakan suasana yang ramah, hangat, dan komunikatif, sehingga anak-anak merasa aman, nyaman, serta antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.
Dalam kunjungan tersebut, dilansir dari laman Humas Polri, personel Ops Damai Cartenz melaksanakan berbagai aktivitas edukatif dan menyenangkan, seperti belajar menggambar, latihan Peraturan Baris Berbaris (PBB) sederhana, bermain bersama, serta pemberian edukasi pengetahuan umum yang disesuaikan dengan usia anak-anak taman kanak-kanak.
Seluruh kegiatan dilaksanakan secara humanis dan penuh keakraban. Melalui pendekatan ini, Polri berupaya menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, kebersamaan, dan cinta tanah air sejak usia dini, sekaligus memperkenalkan Polri sebagai sahabat anak yang hadir untuk melindungi dan mengayomi masyarakat.
Kunjungan tersebut mendapat sambutan dan respons positif dari pihak sekolah serta masyarakat sekitar. Anak-anak terlihat lebih percaya diri, ceria, dan berani berinteraksi langsung dengan personel Polri selama kegiatan berlangsung.
Selain itu, selama pelaksanaan kegiatan, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Tidak ditemukan kendala berarti, sehingga seluruh rangkaian acara berjalan dengan lancar.
Kegiatan sambang dan pendampingan ini merupakan bagian dari komitmen Operasi Damai Cartenz 2026 dalam menjaga stabilitas keamanan di Papua Tengah. Di sisi lain, kegiatan ini juga menjadi bentuk dukungan Polri terhadap pembangunan sumber daya manusia, khususnya melalui pembinaan karakter generasi muda sejak usia dini.
Dengan pendekatan humanis seperti ini, Polri berharap kehadirannya tidak hanya dirasakan sebagai pengamanan wilayah, tetapi juga sebagai mitra pendidikan dan penguat moral generasi muda di daerah penugasan. (R)
Editor
: GY Simanjuntak MSi
beritaTerkait
komentar