Senin, 06 April 2026

TNI–Polri Diajak Aktif Mendukung Program Sekolah Rakyat, Instruksi dari Presiden Prabowo

GY Simanjuntak MSi - Jumat, 16 Januari 2026 09:06 WIB
TNI–Polri Diajak Aktif Mendukung Program Sekolah Rakyat, Instruksi dari Presiden Prabowo
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan arahan dalam peresmian pembukaan Program Sekolah Rakyat yang digelar secara serentak di Banjarbaru, Kalimantan Selatan. (Dok/Humas Polri)

Jakarta (buseronline.com) - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengajak Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) untuk terlibat aktif dalam menyukseskan Program Sekolah Rakyat, sebuah program pendidikan gratis yang digagas pemerintah guna membuka akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.


Ajakan tersebut disampaikan Presiden Prabowo saat meresmikan pembukaan 166 Sekolah Rakyat yang dilaksanakan secara serentak dan dipusatkan di Banjarbaru, Kalimantan Selatan.


Dalam kesempatan itu, dilansir dari laman Humas Polri, Presiden menegaskan bahwa dukungan TNI dan Polri sangat dibutuhkan, tidak hanya dalam aspek operasional, tetapi juga dalam pembentukan karakter peserta didik.


“Kalau perlu, saya ingin meminta TNI dan Polri untuk menugaskan beberapa perwira agar mengunjungi dan membimbing sekolah-sekolah ini,” ujar Presiden Prabowo.


Menurutnya, keterlibatan TNI dan Polri diharapkan tidak bersifat simbolis, melainkan memberikan kontribusi nyata dalam proses pendidikan, khususnya dalam menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, ketertiban, dan tanggung jawab kepada para siswa.


Presiden menilai, pengalaman dan kultur disiplin yang dimiliki TNI dan Polri dapat menjadi bekal penting dalam memperkuat karakter anak-anak yang mengikuti Program Sekolah Rakyat. Ia mencontohkan, nilai-nilai dasar seperti berpakaian rapi, mematuhi aturan, serta disiplin dalam menjalankan aktivitas sehari-hari perlu ditanamkan sejak dini.


Selain itu, Presiden Prabowo juga mengingatkan para tenaga pendidik agar senantiasa menjadi teladan bagi peserta didik. Guru dan tenaga kependidikan diharapkan mampu menanamkan nilai kedisiplinan, integritas, dan semangat belajar sebagai fondasi utama pembentukan karakter generasi muda.


Dalam kesempatan yang sama, Presiden turut meminta para menteri terkait untuk terus memperkuat koordinasi lintas sektor guna mengatasi berbagai kendala yang masih dihadapi dalam pelaksanaan program, termasuk keterbatasan sarana dan prasarana pendidikan di sejumlah daerah.


“Semua pihak harus bekerja bersama agar program ini berjalan optimal dan tepat sasaran,” tegasnya.


Presiden Prabowo menekankan bahwa Program Sekolah Rakyat merupakan langkah strategis pemerintah dalam memperluas pemerataan akses pendidikan di Indonesia. Program ini juga menjadi bagian dari upaya jangka panjang pemerintah untuk mengentaskan kemiskinan melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia.


Pemerintah menargetkan pembangunan hingga 500 Sekolah Rakyat yang tersebar di seluruh Indonesia hingga tahun 2029, sebagai komitmen menghadirkan pendidikan yang inklusif dan berkeadilan bagi seluruh lapisan masyarakat. (R)

Editor
: GY Simanjuntak MSi
beritaTerkait
Southampton Singkirkan Arsenal, Melaju ke Semifinal Piala FA
Inter Miami Ditahan Austin FC 2-2 di Pekan Ke-6 MLS 2026
Lille Bungkam Lens 3-0 di Derby du Nord, Asa Juara Tim Tamu Kian Menipis
Dua Perwira TNI Terima Penghargaan Pemerintah Kamboja atas Peran dalam Misi Perdamaian ASEAN
Polri Kirim Ratusan Personel ke Papua Tengah dan Maluku Utara untuk Perkuat Pengamanan
Tiga Prajurit TNI Gugur di Misi UNIFIL Lebanon, Presiden Prabowo Beri Penghormatan Terakhir
komentar
beritaTerbaru