Senin, 06 April 2026

Wamendiktisaintek Tinjau Lokasi Sekolah Garuda di Sumbawa, Kesiapan Lahan Jadi Perhatian

GY Simanjuntak MSi - Minggu, 11 Januari 2026 09:18 WIB
Wamendiktisaintek Tinjau Lokasi Sekolah Garuda di Sumbawa, Kesiapan Lahan Jadi Perhatian
Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Stella Christie (tengah) bersama Bupati Sumbawa Syarafuddin Jarot dan jajaran pemerintah daerah meninjau kesiapan lahan calon Sekolah Garuda di Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Bara

Sumbawa (buseronline.com) - Pemerintah terus memperkuat komitmen dalam menyeimbangkan akses pendidikan berkualitas melalui Program Hasil Terbaik Cepat Sekolah Garuda. Hal ini ditunjukkan Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek), Stella Christie, saat meninjau kesiapan dua lokasi calon lahan Sekolah Garuda di Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, Kamis.


Dalam kunjungannya, Wamen Stella hadir bersama Bupati Sumbawa, Syarafuddin Jarot, dan Wakil Bupati Sumbawa, Mohamad Ansori. Ia menegaskan bahwa Sekolah Garuda merupakan bentuk keseriusan Presiden Republik Indonesia dalam memastikan setiap anak bangsa, tanpa memandang latar belakang sosial maupun wilayah, memperoleh pendidikan bermutu dan berdaya saing global.


“Sekolah Garuda diharapkan mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Presiden memiliki komitmen kuat agar anak-anak bangsa mendapatkan pendidikan yang layak, setara, dan unggul,” ujar Wamen Stella.


Program Sekolah Garuda menargetkan lahirnya lulusan berprestasi yang mampu melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi ternama, baik di dalam maupun luar negeri. Untuk mendukung hal tersebut, siswa akan dibekali kurikulum pengayaan khusus yang memperkuat kapasitas akademik, karakter, kemampuan berpikir kritis, serta riset, tetap mengacu pada kurikulum nasional yang diperkaya International Baccalaureate (IB).


Sebagai bentuk keberpihakan terhadap pemerataan akses, minimal 80 persen siswa Sekolah Garuda akan menerima beasiswa penuh. Kebijakan ini memungkinkan siswa berprestasi dari keluarga kurang mampu tetap dapat mengenyam pendidikan unggulan tanpa terbebani biaya.


“Sekolah Garuda ini diperuntukkan bagi mereka yang sebelumnya tidak bisa mengenyam pendidikan berkualitas. Program ini menjadi kesinambungan kebijakan Presiden, mulai dari Sekolah Rakyat untuk Desil 1 dan 2, hingga Sekolah Garuda bagi siswa berprestasi yang membutuhkan dukungan sarana,” jelas Wamen Stella, dilansir dari laman Diktisaintek.


Sebagian besar Sekolah Garuda dibangun di kota kecil dan wilayah pedesaan, termasuk di Sumbawa, agar siswa dapat berinteraksi langsung dengan masyarakat sekitar. Hal ini diharapkan memperkuat karakter kepemimpinan, empati, dan pemahaman terhadap keberagaman sosial serta potensi lokal.


“Melalui kegiatan riset dan interaksi sosial, para siswa diharapkan bisa ikut membantu pengembangan potensi daerahnya. Ini penting untuk membangun karakter kepemimpinan dan kepekaan sosial terhadap bangsa,” tambah Wamen Stella.


Presiden juga menyiapkan beasiswa luar negeri bagi lulusan Sekolah Garuda yang berprestasi dan membutuhkan, sebagai jembatan bagi generasi muda Indonesia untuk menempuh pendidikan di kampus terbaik dunia.


Sekolah Garuda memiliki dua skema pembangunan, yakni Sekolah Garuda Baru dan Sekolah Garuda Transformasi. Untuk skema transformasi, pemerintah memberikan program pembinaan kepada sekolah berprestasi agar kualitas pembelajaran meningkat dan siswanya memiliki peluang diterima di perguruan tinggi internasional.


Bupati Sumbawa menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap rencana pembangunan Sekolah Garuda di wilayahnya. Ia menilai kehadiran sekolah ini akan menjadi tonggak penting dalam peningkatan kualitas pendidikan dan sumber daya manusia di Sumbawa.


“Kami menyambut baik dan siap mendukung penuh pembangunan Sekolah Garuda di Kabupaten Sumbawa. Ini merupakan peluang besar bagi anak-anak Sumbawa untuk mengakses pendidikan unggul tanpa harus meninggalkan daerah sejak usia dini,” ujar Bupati Jarot.


Pemerintah Kabupaten Sumbawa telah menyiapkan dua lokasi lahan yang dihibahkan untuk pembangunan Sekolah Garuda dan siap bersinergi dengan pemerintah pusat dalam penyediaan infrastruktur pendukung seperti akses jalan, air, dan listrik.


Terkait jadwal pembangunan, Wamen Stella menyampaikan bahwa lokasi di Sumbawa masuk tahap kedua pembangunan Sekolah Garuda, direncanakan mulai 2026 dan ditargetkan rampung paling lambat Juni 2027, sehingga dapat menerima peserta didik pada tahun ajaran 2027/2028.


Saat ini, pemerintah telah memulai pembangunan empat Sekolah Garuda baru di Belitung Timur, Soe (NTT), Kalimantan Utara, dan Sulawesi Tenggara, yang ditargetkan siap menerima siswa pada tahun ajaran 2026. Di Provinsi NTB, selain Sumbawa, pemerintah juga telah meninjau lokasi di Lombok Timur sebagai bagian dari perluasan program.


“Visi Presiden adalah memberikan akses seluas-luasnya bagi putra-putri terbaik bangsa, apa pun latar belakangnya, untuk mendapatkan pendidikan terbaik, khususnya di bidang STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics). Fondasi ini harus dibangun sejak jenjang SMA,” pungkas Wamen Stella.


Kunjungan kerja ini menjadi langkah penguatan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menghadirkan Sekolah Garuda sebagai ekosistem pendidikan unggul, inklusif, dan berorientasi masa depan. (R)

Editor
: GY Simanjuntak MSi
beritaTerkait
Southampton Singkirkan Arsenal, Melaju ke Semifinal Piala FA
Inter Miami Ditahan Austin FC 2-2 di Pekan Ke-6 MLS 2026
Lille Bungkam Lens 3-0 di Derby du Nord, Asa Juara Tim Tamu Kian Menipis
Dua Perwira TNI Terima Penghargaan Pemerintah Kamboja atas Peran dalam Misi Perdamaian ASEAN
Polri Kirim Ratusan Personel ke Papua Tengah dan Maluku Utara untuk Perkuat Pengamanan
Tiga Prajurit TNI Gugur di Misi UNIFIL Lebanon, Presiden Prabowo Beri Penghormatan Terakhir
komentar
beritaTerbaru