Senin, 06 April 2026

Wamenkeu Thomas Ajak Mahasiswa PKN STAN Bangun Kepemimpinan untuk Kepentingan Publik

GY Simanjuntak MSi - Minggu, 11 Januari 2026 09:06 WIB
Wamenkeu Thomas Ajak Mahasiswa PKN STAN Bangun Kepemimpinan untuk Kepentingan Publik
Wakil Menteri Keuangan Thomas AM Djiwandono menyampaikan kuliah umum bertema Kepemimpinan Sektor Publik kepada mahasiswa PKN STAN di Tangerang Selatan, Kamis (8/1/2026). (Dok/Kemenkeu)

Jakarta (buseronline.com) - Kepemimpinan bukanlah sekadar mengejar popularitas, melainkan tanggung jawab untuk mengambil keputusan demi kepentingan publik, kata Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Thomas AM Djiwandono saat menjadi pembicara dalam Kuliah Umum bertema “Kepemimpinan Sektor Publik” di PKN STAN, Tangerang Selatan, Kamis.


Dalam kesempatan tersebut, dilansir dari laman Kemenkeu, Wamenkeu Thomas menekankan bahwa seorang pemimpin harus siap menghadapi konsekuensi dari setiap keputusan, termasuk keputusan yang tidak selalu populer di mata masyarakat.


“Kepemimpinan bukan ruang untuk mengejar popularitas. Seorang pemimpin kerap dihadapkan pada pilihan-pilihan sulit yang menuntut keberanian untuk mengutamakan kepentingan masyarakat luas,” ujar Thomas.


Wamenkeu Thomas menambahkan, setiap keputusan kepemimpinan harus berdasarkan analisis yang matang serta kemampuan untuk mendengarkan berbagai perspektif. Namun, prinsip utama yang harus dijaga adalah tidak menjadikan popularitas sebagai tujuan.


“Setiap langkah harus dipikirkan secara komprehensif, dan yang paling penting adalah tetap mengutamakan kepentingan publik,” tegasnya.


Dalam kuliah umum ini, Wamenkeu Thomas juga menyampaikan pesan kepada mahasiswa PKN STAN agar siap memikul tanggung jawab besar saat dipercaya menjadi pemimpin. Ia menegaskan, kepemimpinan bukan sekadar posisi, tetapi kewajiban yang menuntut komitmen dan tanggung jawab tinggi.


“Dengan segala tantangan, baik itu dinamika global maupun birokrasi domestik, ini adalah momen penting bagi negara dan bangsa. Either kita bisa maju, atau tetap di tempat. Poinnya adalah kesempatan Anda untuk memainkan peran itu,” jelas Thomas.


Wamenkeu Thomas mengajak generasi muda agar memanfaatkan kesempatan yang ada untuk berkontribusi bagi bangsa dan negara, menegaskan bahwa kepemimpinan merupakan sarana pengabdian demi kemajuan Indonesia.


“Percayalah bahwa ini adalah kesempatan untuk Anda berkontribusi terhadap nusa dan bangsa yang kita cintai,” pungkas Wamenkeu Thomas.


Kuliah umum ini menjadi bagian dari upaya PKN STAN dalam membekali calon pejabat publik dengan pemahaman kepemimpinan yang berorientasi pada kepentingan masyarakat, sekaligus menanamkan nilai integritas, tanggung jawab, dan keberanian mengambil keputusan strategis. (R)

Editor
: GY Simanjuntak MSi
beritaTerkait
Southampton Singkirkan Arsenal, Melaju ke Semifinal Piala FA
Inter Miami Ditahan Austin FC 2-2 di Pekan Ke-6 MLS 2026
Lille Bungkam Lens 3-0 di Derby du Nord, Asa Juara Tim Tamu Kian Menipis
Dua Perwira TNI Terima Penghargaan Pemerintah Kamboja atas Peran dalam Misi Perdamaian ASEAN
Polri Kirim Ratusan Personel ke Papua Tengah dan Maluku Utara untuk Perkuat Pengamanan
Tiga Prajurit TNI Gugur di Misi UNIFIL Lebanon, Presiden Prabowo Beri Penghormatan Terakhir
komentar
beritaTerbaru