Minggu, 24 Mei 2026

Pascabencana, Brimob Polda Sumut Lakukan Pembersihan Lumpur di SMP Swasta Santo Fransiskus Pandan

Jumat, 09 Januari 2026 09:30 WIB
Pascabencana, Brimob Polda Sumut Lakukan Pembersihan Lumpur di SMP Swasta Santo Fransiskus Pandan
Personel SAR Satuan Brimob Polda Sumatra Utara Batalyon A membersihkan material lumpur di Aula SMP Swasta Santo Fransiskus Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah, pascabencana banjir, Rabu (7/1/2026). (Dok/Humas Polri)

Tapanuli Tengah (buseronline.com) - Personel SAR Satuan Brimob Polda Sumatra Utara Batalyon A melaksanakan aksi kemanusiaan dengan membersihkan material lumpur di Aula SMP Swasta Santo Fransiskus Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah, Rabu.


Kegiatan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya pemulihan sarana pendidikan pascabencana alam yang melanda wilayah tersebut.


Pembersihan difokuskan pada area aula dan lingkungan sekitarnya yang terdampak banjir disertai aliran lumpur. Endapan lumpur dan sisa material bencana sebelumnya menumpuk di area tersebut sehingga berpotensi menghambat aktivitas sekolah serta menimbulkan risiko gangguan kesehatan bagi warga sekolah apabila tidak segera ditangani.


Kabagpenum Ropenmas Divhumas Polri, Kombes Pol Erdi A Chaniago, mengatakan bahwa kehadiran Brimob Polda Sumatra Utara dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk tanggung jawab dan kepedulian Polri terhadap pemulihan fasilitas publik, khususnya di sektor pendidikan.


“Pascabencana, pemulihan sarana pendidikan menjadi prioritas agar proses belajar mengajar dapat segera kembali berjalan dengan aman dan nyaman. Polri hadir untuk membantu membersihkan fasilitas sekolah sekaligus memastikan lingkungan pendidikan kembali layak digunakan,” ujar Kombes Pol Erdi A Chaniago.


Kegiatan pembersihan dilaksanakan sejak pagi hari hingga selesai di Aula SMP Swasta Santo Fransiskus Pandan yang berlokasi di Jalan MH Azairin, Aek Tolang, Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah. Personel SAR Brimob Polda Sumut Batalyon A melakukan pembersihan secara manual dengan menggunakan sekop, cangkul, serta mesin pompa air untuk mengangkat lumpur dan sisa material yang mengendap.


Material lumpur yang telah dikumpulkan selanjutnya dipindahkan ke titik pembuangan yang telah ditentukan, sehingga area aula dan lingkungan sekolah dapat kembali bersih, aman, dan siap digunakan untuk menunjang berbagai kegiatan pendidikan.


Aksi kemanusiaan ini mendapat apresiasi dari pihak sekolah dan masyarakat sekitar yang merasa terbantu dengan kehadiran Brimob Polda Sumatra Utara dalam masa pemulihan pascabencana.


Kegiatan tersebut sekaligus menjadi wujud nyata komitmen Polri untuk selalu hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga dalam mendukung keberlangsungan dunia pendidikan dan kesejahteraan warga. (R)

Editor
: GY Simanjuntak MSi
beritaTerkait
PSEL Medan Raya Ditargetkan Groundbreaking 2026, Olah hingga 1.700 Ton Sampah per Hari
Kemendikdasmen Gelar Komitmen Bersama SPMB Ramah 2026/2027, Tekankan Akses Pendidikan Tanpa Diskriminasi
Pemprov Jateng Pastikan Kesehatan Hewan Kurban Idul Adha 2026, Populasi Ternak Diproyeksikan Surplus
Pemprov Sumut Perluas Kerja Sama dengan Jepang untuk Penguatan SDM dan Tenaga Kerja
FAO Waspadai Risiko Krisis Pangan Global, Indonesia Tunjukkan Ketahanan dan Surplus Produksi
KPK Soroti Risiko Korupsi SPMB 2026/2027, Tekankan Penguatan Integritas Pendidikan
komentar
beritaTerbaru