Kementan Pacu Gerakan Tanam Serentak 50 Ribu Hektare di 25 Provinsi
Sukabumi (buseronline.com) Kementerian Pertanian (Kementan) mempercepat gerakan tanam serentak seluas sekitar 50 ribu hektare yang terseba
Ekonomi 13 menit lalu
Jakarta (buseronline.com) - Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) sebagai langkah strategis memperkuat sinergi pengembangan sumber daya manusia (SDM) Indonesia yang unggul dan berdaya saing global, Rabu.
Penandatanganan MoU ini menjadi komitmen bersama kedua kementerian dalam memastikan lulusan pendidikan tinggi dan vokasi memiliki kompetensi yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja, baik di dalam negeri maupun di pasar kerja internasional, sekaligus memperoleh perlindungan yang memadai. Kolaborasi ini dinilai penting dalam menghadapi momentum bonus demografi Indonesia yang ditandai dengan tingginya jumlah penduduk usia produktif.
Dilansir dari laman Diktisaintek, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto, menegaskan bahwa pekerja migran Indonesia merupakan representasi kualitas SDM bangsa di tingkat global. Oleh karena itu, pendidikan tinggi dan vokasi memiliki peran strategis dalam menyiapkan tenaga kerja yang kompeten dan berdaya saing.
“Pekerja migran Indonesia bukan sekadar tenaga kerja, tetapi duta bangsa yang menunjukkan kualitas kompetensi, profesionalisme, dan daya saing SDM Indonesia di panggung internasional. Pendidikan tinggi dan vokasi harus hadir untuk menyiapkan lulusan yang memiliki keterampilan, sertifikasi, serta kemampuan bahasa sesuai kebutuhan negara tujuan,” ujar Menteri Brian.
Ia menjelaskan, kolaborasi antara Kemdiktisaintek dan KP2MI diperlukan untuk menjembatani kesenjangan antara output pendidikan dan kebutuhan dunia kerja. Saat ini, jumlah penduduk usia produktif Indonesia hampir dua kali lipat dibandingkan penduduk usia anak dan lanjut usia. Tanpa kesiapan SDM yang memadai, bonus demografi berpotensi berubah menjadi tantangan sosial dan ekonomi.
Sementara itu, Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, Mukhtarudin, menekankan bahwa peningkatan kualitas pekerja migran harus dimulai sejak sebelum penempatan melalui penguatan pendidikan dan pelatihan yang terstruktur.
“Kunci utama pelindungan pekerja migran adalah peningkatan kualitas SDM. Pekerja yang memiliki keterampilan tinggi, sertifikasi, dan kemampuan bahasa yang baik akan lebih terlindungi serta mampu mengisi peluang kerja profesional di luar negeri,” tegas Mukhtarudin.
Melalui Nota Kesepahaman ini, Kemdiktisaintek dan KP2MI memperkuat keterkaitan antara pendidikan tinggi dan vokasi dengan kebutuhan pasar kerja. Ruang lingkup kerja sama meliputi penyelarasan kurikulum berbasis industri, penguatan pendidikan vokasi, peningkatan keterampilan melalui program upskilling dan reskilling, pengembangan kemampuan bahasa asing sesuai negara tujuan penempatan, serta dukungan sertifikasi kompetensi yang diakui secara internasional.
Sinergi lintas kementerian ini diharapkan mampu menghasilkan SDM Indonesia yang tidak hanya siap kerja, tetapi juga terlindungi dan memiliki posisi tawar yang kuat di pasar kerja global. Kerja sama ini sekaligus menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memanfaatkan bonus demografi secara optimal untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. (R)
Sukabumi (buseronline.com) Kementerian Pertanian (Kementan) mempercepat gerakan tanam serentak seluas sekitar 50 ribu hektare yang terseba
Ekonomi 13 menit lalu
Jakarta (buseronline.com) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meluncurkan program nasional bertajuk Desa Matang Pengadaan sebagai upaya m
Hukum & Peristiwa 58 menit lalu
Medan (buseronline.com) Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) menargetkan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PSEL)
Ekonomi 2 jam lalu
Jakarta (buseronline.com) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menggelar Penandatanganan Komitmen Bersama SPMB Ramah
Pendidikan 3 jam lalu
Semarang (buseronline.com) Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) memastikan kesiapan sektor peternakan dalam menghadapi Idul Ad
Kesehatan 4 jam lalu
Medan (buseronline.com) Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) terus memperkuat kerja sama bilateral dengan Jepang dalam penin
Ekonomi 5 jam lalu
Jakarta (buseronline.com) Organisasi Pangan dan Pertanian Dunia FAO memperingatkan potensi krisis pangan global akibat meningkatnya ketega
Ekonomi 5 jam lalu
Kupang (buseronline.com) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti berbagai potensi kerawanan korupsi dalam pelaksanaan Seleksi Penerim
Hukum & Peristiwa 6 jam lalu
Medan (buseronline.com) Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) menilai potensi pendapatan asli daerah (PAD) dari pajak opsen M
Ekonomi 7 jam lalu
Rembang (buseronline.com) Mulai 1 Juni 2026, layanan pemasangan ring jantung atau kateterisasi jantung (cath lab) di RSUD dr R Soetrasno R
Kesehatan 8 jam lalu