Selasa, 07 April 2026

Nawal Yasin Dampingi Mendikdasmen Resmikan Revitalisasi PAUD, Tekankan Perilaku Baik Sejak Dini

Jumat, 19 Desember 2025 09:06 WIB
Nawal Yasin Dampingi Mendikdasmen Resmikan Revitalisasi PAUD, Tekankan Perilaku Baik Sejak Dini
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti didampingi Bunda PAUD Jawa Tengah Nawal Arafah Yasin meresmikan revitalisasi TK Muslimat NU Roudlotut Tholibin di Desa Jepangpakis, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, Rabu (17/12/2025). (Dok/Diskominfo Jaten
Kudus (buseronline.com) - Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Provinsi Jawa Tengah, Nawal Arafah Yasin, mendampingi Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI Abdul Mu’ti dalam kunjungan kerja sekaligus peresmian hasil revitalisasi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kabupaten Kudus, Rabu.

Dalam kunjungan tersebut, Mendikdasmen meresmikan revitalisasi TK Muslimat NU Roudlotut Tholibin yang berlokasi di Desa Jepangpakis, Kecamatan Jati. Program revitalisasi ini merupakan bagian dari upaya pemerintah pusat untuk meningkatkan kualitas layanan PAUD, khususnya dalam penyediaan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan ramah anak.

Revitalisasi TK Muslimat NU Roudlotut Tholibin menelan anggaran sebesar Rp210 juta. Bantuan tersebut digunakan untuk pembangunan dan perbaikan gedung sekolah, penataan area bermain anak, pembangunan toilet, serta pemasangan Interactive Flat Panel (IFP) atau layar sentuh digital guna menunjang proses pembelajaran yang lebih interaktif dan modern.

Bunda PAUD Jawa Tengah, Nawal Arafah Yasin, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian pemerintah pusat terhadap pengembangan pendidikan anak usia dini di Jawa Tengah, khususnya di Kabupaten Kudus. Selain revitalisasi sekolah, Mendikdasmen juga memberikan bantuan pojok baca kepada 15 satuan PAUD di wilayah tersebut.

“Ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk mendukung pendidikan anak usia dini di Kudus. Kami dari Bunda PAUD Jawa Tengah tentu sangat mengapresiasi dan berharap bantuan ini benar-benar dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan,” ujar Nawal usai kegiatan.

Nawal mengungkapkan, dalam kesempatan tersebut Menteri Abdul Mu’ti juga menekankan pentingnya pendekatan pembelajaran yang sesuai dengan tahapan perkembangan anak usia dini. Pembelajaran di PAUD diharapkan tidak membebani anak dengan materi yang terlalu berat, melainkan menitikberatkan pada pembiasaan perilaku dan karakter positif.

“Pesan Pak Menteri sangat jelas, anak-anak PAUD tidak perlu dibebani dengan materi akademik yang berat. Yang terpenting adalah membiasakan perilaku baik sejak dini,” ucap Nawal, yang juga merupakan istri Wakil Gubernur Jawa Tengah.

Menurut Nawal, pembiasaan sederhana seperti mengucapkan kata permisi, maaf, dan terima kasih memiliki dampak besar dalam membentuk karakter anak. Nilai-nilai tersebut diyakini akan melekat hingga anak tumbuh ke jenjang pendidikan berikutnya.

Hal tersebut, lanjutnya, sejalan dengan program Bunda PAUD Jawa Tengah yang menitikberatkan pada penguatan pendidikan karakter sebagai fondasi dalam menyiapkan generasi Indonesia Emas 2045.

“Pak Menteri juga menekankan pentingnya karakter di usia 0 sampai 6 tahun. Jika kebiasaan baik ini ditanamkan sejak dini, maka akan menjadi dasar yang kuat bagi anak di tahapan selanjutnya,” ungkap Bunda Forum Anak Jawa Tengah itu.

Nawal menegaskan, meskipun PAUD bukan kewenangan langsung Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, pihaknya tetap memberikan perhatian serius terhadap pengembangan pendidikan anak usia dini. Hal tersebut sejalan dengan visi Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen melalui program “Ngopeni Bocah Nglakoni Wajib Setahun Prasekolah”.

Sementara itu, Mendikdasmen RI Abdul Mu’ti menyampaikan bahwa program revitalisasi satuan pendidikan, mulai dari PAUD hingga SMA, merupakan salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto dalam rangka mewujudkan pendidikan yang berkualitas dan merata di seluruh Indonesia.

Pada tahun 2025, sebanyak 33 satuan pendidikan di Kabupaten Kudus menerima bantuan revitalisasi, yang mencakup jenjang PAUD, SD, SMP, hingga SMA, dengan total anggaran mencapai Rp17 M.

“Program ini kami harapkan menjadi ikhtiar bersama untuk meningkatkan kualitas pendidikan nasional, sekaligus membangun generasi Indonesia yang unggul, berkarakter, generasi Indonesia yang hebat dan siap menghadapi tantangan masa depan,” kata Abdul Mu’ti.

Melalui revitalisasi sarana pendidikan dan penguatan pembelajaran karakter sejak usia dini, pemerintah berharap kualitas pendidikan dasar dan menengah di daerah terus meningkat, sekaligus memperkuat fondasi pembentukan sumber daya manusia Indonesia yang berdaya saing. (R)
Editor
: GY Simanjuntak MSi
beritaTerkait
Pertama di Indonesia, Sumut Luncurkan Sistem Pendaftaran Bisnis Berbasis SDGs
Menuju Swasembada Pangan, Jateng Terus Tancap Gas dengan Strategi Nyata
Dekranasda Jateng Gandeng Kemenlu untuk Dorong Promosi Produk Ekraf ke Pasar Global
Monaco Bungkam Marseille 2-1, Catat Tujuh Kemenangan Beruntun
Real Oviedo Raih Kemenangan Penting, Tundukkan Sevilla 1-0 di La Liga
Timnas Futsal Indonesia Bantai Brunei 7-0 di Laga Pembuka Piala AFF Futsal 2026
komentar
beritaTerbaru