Selasa, 07 April 2026

Kabupaten Banggai Tertarik Terapkan Inovasi PAUD Emas Nawal Yasin Usai Studi Tiru ke Jateng

Kamis, 18 Desember 2025 09:14 WIB
Kabupaten Banggai Tertarik Terapkan Inovasi PAUD Emas Nawal Yasin Usai Studi Tiru ke Jateng
Bunda PAUD Jawa Tengah Nawal Arafah Yasin mendampingi Bunda PAUD Kabupaten Banggai Syamsuami Amirudin saat kunjungan studi tiru di PAUD Emas Tirta Kenanga, Kelurahan Bongsari, Kota Semarang, Selasa (16/12/2025). (Dok/Diskominfo Jateng)
Semarang (buseronline.com) - Kelompok Kerja (Pokja) Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kabupaten Banggai, Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), melakukan kunjungan studi tiru ke Provinsi Jawa Tengah, Selasa.

Kunjungan ini dilakukan untuk mempelajari berbagai program inovatif pengembangan PAUD yang digagas Bunda PAUD Jawa Tengah, Nawal Arafah Yasin.

Rombongan yang dipimpin langsung Bunda PAUD Kabupaten Banggai, Syamsuami Amirudin, diajak melihat secara langsung implementasi program PAUD Emas (PAUD Berbasis Masyarakat untuk Generasi Emas). Salah satu lokasi yang dikunjungi adalah PAUD Emas Tirta Kenanga di Kelurahan Bongsari, Kota Semarang. Di tempat tersebut, rombongan menyaksikan aktivitas pembelajaran anak-anak yang berlangsung dalam suasana edukatif, kreatif, dan partisipatif.

Syamsuami Amirudin menjelaskan, Jawa Tengah dipilih sebagai tujuan studi tiru karena Bunda PAUD Jateng, Nawal Arafah Yasin, baru saja meraih penghargaan Apresiasi Bunda PAUD Nasional 2025 kategori Wiyata Dharma Madya dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah RI. Penghargaan tersebut dinilai menjadi bukti keberhasilan inovasi PAUD yang dikembangkan di Jawa Tengah.

“Kami tertarik melakukan studi tiru ke Jawa Tengah karena inovasi yang dijalankan Bunda PAUD-nya luar biasa. Setelah berbincang langsung, banyak sekali gagasan dan inspirasi yang muncul. Kami optimistis Kabupaten Banggai insyaallah bisa mengembangkan PAUD seperti ini ke depannya,” ujar Syamsuami seusai kunjungan di Wisma Perdamaian, Kota Semarang.

Menurutnya, kunjungan lintas pulau ini menjadi sarana pembelajaran penting untuk meningkatkan kualitas layanan PAUD di daerah. Ia mengaku memperoleh banyak pengetahuan baru, terutama terkait penguatan peran masyarakat dalam mendukung pendidikan anak usia dini.

“Kunjungan ini adalah perjalanan belajar tentang bagaimana meningkatkan kualitas layanan PAUD. Banyak hal yang kami dapatkan dan tentu akan kami adaptasi serta terapkan di Kabupaten Banggai,” katanya.

Syamsuami juga berharap, hubungan dan kerja sama antara Kabupaten Banggai dan Provinsi Jawa Tengah dapat terus terjalin, tidak hanya di bidang PAUD, tetapi juga dalam berbagai program pembangunan lainnya.

“Perjalanan ini adalah pelajaran terbaik bagi kami. Yang kami bawa pulang adalah inovasi dan inspirasi untuk kemajuan pendidikan anak usia dini, khususnya di Kabupaten Banggai,” tambahnya.

Sementara itu, Bunda PAUD Jawa Tengah, Nawal Arafah Yasin, memaparkan lima program unggulan yang menjadi motor pengembangan PAUD di Jawa Tengah. Kelima program tersebut yakni Jateng Semangat Nyokong PAUD (Jateng Sayang PAUD), PAUD Emas (PAUD Berbasis Masyarakat), Sedulor PAUD (Siji Deso Loro PAUD), Cilukba (Crito Lan Dolanan Kaliyan Bapak), Ayah Semanak (Ayah Sehari Bersama Anak PAUD), serta Kemitraan Semesta.

Menurut Nawal, seluruh program tersebut dirancang untuk meningkatkan akses, partisipasi, dan kualitas layanan PAUD, sekaligus mendukung visi “Ngopeni Bocah Nglakoni Wajib Setahun Prasekolah” yang diusung Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin.

Terkait PAUD Emas, Nawal menekankan bahwa program ini tidak bergantung pada anggaran pemerintah semata. Layanan pendidikan, termasuk sarana, prasarana, dan tenaga pendidik, justru digerakkan melalui partisipasi aktif dan keswadayaan masyarakat.

“PAUD Emas ini mengubah mindset kita. Kita tidak terpaku pada anggaran pemerintah, tetapi menggerakkan swadaya masyarakat. Inilah kekuatan utama PAUD Emas,” ujar istri Wakil Gubernur Jawa Tengah tersebut.

Ia mencontohkan PAUD Emas Tirta Kenanga yang menjadi lokasi studi tiru. PAUD tersebut dikelola dan didukung penuh oleh masyarakat setempat. Bahkan, hasil penjualan air dari sumur artetis di lingkungan tersebut setiap bulan dialokasikan untuk mendukung operasional PAUD.

Berkat inovasi dan peran aktif masyarakat, PAUD Tirta Kenanga berhasil meraih penghargaan PAUD Terinovatif pada ajang Apresiasi Bunda PAUD Nasional 2025 dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah RI.

“Insyaallah, jika civil society bisa kita bangkitkan dan digerakkan, kekuatannya sangat besar. Inilah yang kemudian mampu menggerakkan dan memperkuat layanan PAUD di Jawa Tengah,” tandas Nawal.

Kunjungan studi tiru ini diharapkan menjadi awal penguatan kolaborasi antar daerah dalam meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini, sekaligus memperluas praktik baik pengelolaan PAUD berbasis masyarakat di berbagai wilayah Indonesia. (R)
Editor
: GY Simanjuntak MSi
Tags
beritaTerkait
Pertama di Indonesia, Sumut Luncurkan Sistem Pendaftaran Bisnis Berbasis SDGs
Menuju Swasembada Pangan, Jateng Terus Tancap Gas dengan Strategi Nyata
Dekranasda Jateng Gandeng Kemenlu untuk Dorong Promosi Produk Ekraf ke Pasar Global
Monaco Bungkam Marseille 2-1, Catat Tujuh Kemenangan Beruntun
Real Oviedo Raih Kemenangan Penting, Tundukkan Sevilla 1-0 di La Liga
Timnas Futsal Indonesia Bantai Brunei 7-0 di Laga Pembuka Piala AFF Futsal 2026
komentar
beritaTerbaru