Selasa, 07 April 2026

Kerja Sama Beasiswa Stipendium Hungaricum Indonesia–Hungaria Diperpanjang, Fokus Talenta STEM

Rabu, 17 Desember 2025 06:12 WIB
Kerja Sama Beasiswa Stipendium Hungaricum Indonesia–Hungaria Diperpanjang, Fokus Talenta STEM
Sekretaris Jenderal Kemdiktisaintek Togar Mangihut Simatupang (kanan) bersama Duta Besar Hungaria untuk Indonesia HE Lilla Karsay menunjukkan dokumen kerja sama Beasiswa Stipendium Hungaricum usai penandatanganan MoU di kantor Kemdiktisaintek, Jakarta, Se
Jakarta (buseronline.com) - Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) terus memperluas kerja sama internasional strategis dalam rangka penguatan sumber daya manusia dan riset. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) Program Beasiswa Stipendium Hungaricum periode 2026–2028 bersama Pemerintah Hungaria yang berlangsung di kantor Kemdiktisaintek, Senin.

Penandatanganan MoU dilakukan oleh Sekretaris Jenderal (Sesjen) Kemdiktisaintek Togar Mangihut Simatupang dan Duta Besar (Dubes) Hungaria untuk Indonesia, HE Lilla Karsay. Kegiatan ini diawali dengan diskusi mengenai penguatan kolaborasi di bidang pendidikan tinggi, riset, dan pengembangan talenta unggul antara kedua negara.

Sesjen Kemdiktisaintek Togar Mangihut Simatupang menegaskan bahwa kerja sama ini difokuskan pada pengembangan talenta di bidang Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) yang menjadi kebutuhan strategis pembangunan nasional.

“Kami ingin membantu generasi muda untuk menjadi engineer dan ilmuwan yang kompeten,” ujar Togar.

Ia menjelaskan, Program Beasiswa Stipendium Hungaricum sejalan dengan kebijakan Diktisaintek Berdampak, khususnya dalam meningkatkan jumlah dosen bergelar doktor, memperkuat kapasitas riset, serta mendukung pembangunan nasional berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi.

Pemerintah Hungaria secara konsisten menyediakan hingga 110 kuota beasiswa setiap tahun bagi warga negara Indonesia, dengan sebagian besar diarahkan pada jenjang pendidikan doktoral.

Sementara itu, Duta Besar Hungaria untuk Indonesia, HE Lilla Karsay, menegaskan bahwa Program Beasiswa Stipendium Hungaricum merupakan bentuk investasi jangka panjang Pemerintah Hungaria dalam mempererat hubungan bilateral melalui sektor pendidikan.

“Pemerintah Hungaria melihat scholarship ini sebagai investasi jangka panjang. Pemerintah bisa datang dan pergi, tetapi beasiswa ini didukung oleh semua pihak. Karena itu, kami sangat senang menerima mahasiswa dari Indonesia,” ujar Dubes Lilla.

Selain program beasiswa reguler, Pemerintah Hungaria juga menawarkan beasiswa non-degree jangka pendek selama dua hingga enam bulan di Hungaria yang dapat dimanfaatkan oleh dosen dan peneliti.

Kedua negara juga sepakat mendorong penguatan kerja sama antarperguruan tinggi, riset bersama, pertukaran dosen dan mahasiswa, serta kolaborasi tematik strategis di bidang pertanian, energi, pengelolaan air, pangan, teknologi, dan industri hilir.

Hingga Mei 2025, tercatat sebanyak 85 kerja sama aktif antara perguruan tinggi di Indonesia dan Hungaria yang mencerminkan eratnya hubungan akademik kedua negara.

Melalui perpanjangan MoU ini, Kemdiktisaintek menegaskan komitmennya untuk menghadirkan kerja sama internasional yang tidak hanya meningkatkan mobilitas akademik, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi penguatan ekosistem pendidikan tinggi, sains, dan teknologi nasional sebagai bagian dari upaya mewujudkan Indonesia Emas 2045. (R)
Editor
: GY Simanjuntak MSi
beritaTerkait
Pertama di Indonesia, Sumut Luncurkan Sistem Pendaftaran Bisnis Berbasis SDGs
Menuju Swasembada Pangan, Jateng Terus Tancap Gas dengan Strategi Nyata
Dekranasda Jateng Gandeng Kemenlu untuk Dorong Promosi Produk Ekraf ke Pasar Global
Monaco Bungkam Marseille 2-1, Catat Tujuh Kemenangan Beruntun
Real Oviedo Raih Kemenangan Penting, Tundukkan Sevilla 1-0 di La Liga
Timnas Futsal Indonesia Bantai Brunei 7-0 di Laga Pembuka Piala AFF Futsal 2026
komentar
beritaTerbaru