Selasa, 07 April 2026

Pengakuan Timbal Balik Kualifikasi dan Gelar Akademik Perkuat Kerja Sama Pendidikan Indonesia–Rusia

Minggu, 14 Desember 2025 09:21 WIB
Pengakuan Timbal Balik Kualifikasi dan Gelar Akademik Perkuat Kerja Sama Pendidikan Indonesia–Rusia
Mendiktisaintek Brian Yuliarto memimpin pertemuan bilateral Indonesia–Rusia bersama Menteri Sains dan Pendidikan Tinggi Federasi Rusia Valery Falkov dalam penandatanganan perjanjian pengakuan timbal balik pendidikan, kualifikasi, dan gelar akademik di Mos
Rusia (buseronline.com) - Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Federasi Rusia semakin mempererat hubungan bilateral di bidang pendidikan tinggi, sains, dan teknologi melalui penandatanganan perjanjian pengakuan timbal balik atas pendidikan, kualifikasi, dan gelar akademik.

Penandatanganan dilakukan oleh Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Republik Indonesia, Brian Yuliarto, di Moskow, Rabu.

Naskah perjanjian tersebut ditandatangani dalam pertemuan bilateral Indonesia–Rusia yang dipimpin Mendiktisaintek Brian Yuliarto bersama Menteri Sains dan Pendidikan Tinggi Federasi Rusia, Valery Falkov. Kesepakatan ini menjadi langkah strategis dalam memperluas akses dan mobilitas akademik antara kedua negara.

“Naskah perjanjian ini akan semakin memperkuat hubungan Indonesia dengan Rusia, khususnya untuk membuka akses kepada para pemegang gelar akademik untuk melanjutkan pendidikan atau melakukan kegiatan profesional, baik di Indonesia maupun di Rusia,” ujar Menteri Brian usai penandatanganan.

Menteri Brian menyampaikan bahwa dengan telah ditandatanganinya dua naskah perjanjian kerja sama Indonesia–Rusia sepanjang tahun 2025, Indonesia menyambut baik inisiatif Pemerintah Rusia untuk melaksanakan pertemuan kelompok kerja bidang pendidikan, sains, dan teknologi pertama di bawah Sidang Komisi Bersama Indonesia–Rusia.

Pertemuan tersebut direncanakan berlangsung di Rusia pada tahun 2026, bersamaan dengan pelaksanaan Forum Rektor Indonesia–Rusia.

Dalam pertemuan tersebut, Mendiktisaintek juga mengungkapkan rencana pemerintah Indonesia untuk meluncurkan program beasiswa bagi mahasiswa Indonesia yang ingin melanjutkan studi di Rusia mulai tahun 2026.

Selain itu, Indonesia juga membuka peluang bagi mahasiswa Rusia untuk menempuh pendidikan magister (S2) dan doktoral (S3) di perguruan tinggi Indonesia, serta mengundang para profesor Rusia untuk mengajar dan berkolaborasi dalam kegiatan akademik dan riset di Tanah Air.

Sementara itu, Menteri Valery Falkov menyampaikan bahwa perjanjian pengakuan timbal balik ini akan mempermudah akses dan mobilitas mahasiswa Indonesia di Rusia.

Menurutnya, jumlah mahasiswa Indonesia yang menempuh pendidikan di Rusia terus meningkat setiap tahun, sehingga regulasi yang jelas dan saling mengakui menjadi kebutuhan penting.

Pemerintah Federasi Rusia juga memperkenalkan pembaruan situs resmi Study in Russia yang memuat informasi lengkap terkait pendidikan tinggi, termasuk peluang beasiswa dan pendanaan.

Pemerintah Rusia berharap Pemerintah Indonesia dapat membantu menyebarluaskan informasi tersebut kepada masyarakat dan calon mahasiswa di Indonesia. Harapan tersebut disambut positif oleh Mendiktisaintek Brian Yuliarto.

Sebagai penutup, Menteri Brian menegaskan keyakinannya bahwa kerja sama pendidikan tinggi dan penelitian antara Indonesia dan Rusia akan terus berkembang secara berkelanjutan.

Ia menilai hubungan yang erat antara Presiden Republik Indonesia dan Presiden Federasi Rusia menjadi modal penting dalam memperkuat kolaborasi di berbagai sektor strategis, termasuk pendidikan dan sains.

“Melihat kedekatan dan hubungan baik antara kedua kepala negara, kami optimistis kerja sama pendidikan tinggi dan penelitian antara Indonesia dan Rusia akan berjalan semakin kuat dan memberikan manfaat nyata bagi kedua bangsa,” ujar Menteri Brian.

Pertemuan bilateral tersebut turut dihadiri delegasi Indonesia, antara lain Wakil Duta Besar Republik Indonesia untuk Federasi Rusia, Staf Khusus Menteri Bidang Komunikasi Publik dan Media Massa, Atase Pendidikan dan Kebudayaan Moskow, Penelaah Teknis Kebijakan, Sekretaris I Fungsi Penerangan, Sosial, dan Budaya, serta staf Atase Pendidikan dan Kebudayaan. (R)
Editor
: GY Simanjuntak MSi
beritaTerkait
Pertama di Indonesia, Sumut Luncurkan Sistem Pendaftaran Bisnis Berbasis SDGs
Menuju Swasembada Pangan, Jateng Terus Tancap Gas dengan Strategi Nyata
Dekranasda Jateng Gandeng Kemenlu untuk Dorong Promosi Produk Ekraf ke Pasar Global
Monaco Bungkam Marseille 2-1, Catat Tujuh Kemenangan Beruntun
Real Oviedo Raih Kemenangan Penting, Tundukkan Sevilla 1-0 di La Liga
Timnas Futsal Indonesia Bantai Brunei 7-0 di Laga Pembuka Piala AFF Futsal 2026
komentar
beritaTerbaru