Selasa, 07 April 2026

Densus 88 AT Beri Wawasan Kebangsaan dan Pencegahan Radikalisme ke 1.100 Siswa SMAN 1 Kalijati

Sabtu, 13 Desember 2025 06:19 WIB
Densus 88 AT Beri Wawasan Kebangsaan dan Pencegahan Radikalisme ke 1.100 Siswa SMAN 1 Kalijati
Kompol Nanang Sudrajat memberikan edukasi pencegahan radikalisme kepada ratusan siswa SMAN 1 Kalijati, Subang, Selasa (10/12/2025). (Dok/Humas Polri)
Kalijati (buseronline.com) - Satuan Tugas Wilayah (Satgaswil) Jawa Barat Densus 88 Anti Teror (AT) Polri melanjutkan upaya preventifnya dengan menggelar program edukasi Satgaswil Jawa Barat Goes To School di SMAN 1 Kalijati, Subang, Jawa Barat, Selasa.

Sebanyak 1.100 siswa-siswi mengikuti kegiatan tersebut, didampingi para guru dan tenaga pendidik, dalam rangka memperkuat ketahanan pelajar terhadap ancaman Ideologi Radikal Ekstrem (IRET).

Kegiatan sosialisasi ini bertujuan membekali generasi muda dengan wawasan kebangsaan serta pemahaman tentang bahaya radikalisme dan terorisme.

Satgaswil Densus 88 menekankan pentingnya memperkuat ideologi Pancasila, meningkatkan kecerdasan digital, serta mewaspadai berbagai metode penyebaran paham ekstrem yang menyasar kalangan pelajar.

“Kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran siswa tentang pentingnya menanamkan wawasan kebangsaan, memperkuat ideologi Pancasila, serta mewaspadai penyebaran bahaya paham IRET di lingkungan pelajar,” ujar Kompol Nanang Sudrajat yang hadir mewakili Kasatgaswil Jawa Barat Densus 88 AT Polri.

Dalam sesi pemaparan, narasumber menjelaskan struktur jaringan terorisme, pola rekrutmen melalui lingkungan sosial dan platform digital, contoh kasus-kasus nyata, serta tanda-tanda kerawanan yang perlu diwaspadai.

Pelajar juga diajak untuk lebih kritis terhadap arus informasi serta tidak mudah terpengaruh propaganda negatif. Kompol Nanang menegaskan bahwa pelajar memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas bangsa.

“Pelajar sebagai generasi muda harus menjadi garda terdepan dalam menjaga keutuhan bangsa dengan cara berpikir kritis, cinta tanah air, serta menolak segala bentuk ajakan intoleransi, radikalisme, dan kekerasan,” tegasnya.

Sebagai upaya pencegahan yang konkret, Tim Pencegahan Satgaswil Jabar Densus 88 AT Polri membagikan nomor Call Center WhatsApp serta akun media sosial resmi yang dapat digunakan siswa maupun masyarakat untuk menyampaikan laporan terkait indikasi penyebaran paham IRET secara aman dan cepat.

Melalui edukasi ini, Satgaswil Densus 88 berharap kesadaran pelajar SMAN 1 Kalijati semakin kuat, sehingga mereka mampu membentengi diri dari pengaruh negatif yang dapat mengancam diri sendiri, keluarga, maupun keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. (R)
Editor
: GY Simanjuntak MSi
beritaTerkait
Pertama di Indonesia, Sumut Luncurkan Sistem Pendaftaran Bisnis Berbasis SDGs
Menuju Swasembada Pangan, Jateng Terus Tancap Gas dengan Strategi Nyata
Dekranasda Jateng Gandeng Kemenlu untuk Dorong Promosi Produk Ekraf ke Pasar Global
Monaco Bungkam Marseille 2-1, Catat Tujuh Kemenangan Beruntun
Real Oviedo Raih Kemenangan Penting, Tundukkan Sevilla 1-0 di La Liga
Timnas Futsal Indonesia Bantai Brunei 7-0 di Laga Pembuka Piala AFF Futsal 2026
komentar
beritaTerbaru