Minggu, 12 April 2026

Program SMK Go Global: Lulusan Kompeten Siap Kerja di Luar Negeri

Rabu, 03 Desember 2025 06:23 WIB
Program SMK Go Global: Lulusan Kompeten Siap Kerja di Luar Negeri
Menko Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar berbicara dalam Lokakarya SMK Go Global di Bandung, Senin (1/12/2025). (Dok/Humas Jabar)
Bandung (buseronline.com) - Pemerintah menargetkan satu juta lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) siap bekerja di luar negeri melalui program SMK Go Global. Target ambisius tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM), Muhaimin Iskandar, saat membuka Lokakarya SMK Go Global di Pullman Bandung Grand Central, Kota Bandung, Senin.

Menko PM Muhaimin menjelaskan bahwa pengiriman tenaga kerja lulusan SMK sudah mulai berjalan. Pada Desember ini, sebanyak 200 hingga 500 lulusan akan diberangkatkan untuk bekerja di luar negeri.

“Minggu kedua bulan Desember ada 200–500 orang berangkat. Tahun depan, dua tahun ke depan, kita akan dorong mencapai satu juta,” ujarnya.

Muhaimin menyebut bahwa program SMK Go Global memiliki tiga tujuan strategis untuk memastikan lulusan SMK mampu bersaing di pasar tenaga kerja internasional.

1. Menyiapkan kepala sekolah dan institusi pendidikan agar mampu membuat perencanaan pendidikan yang adaptif dengan kebutuhan pasar kerja global. Dengan begitu, siswa memiliki kompetensi sejak dini untuk mengisi peluang kerja internasional.

2. Pemerintah menyiapkan regulasi dan fasilitas pendukung, termasuk membuka akses serta memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak untuk mempercepat implementasi program.

3. Membekali siswa SMK sejak dini agar siap menjadi tenaga kerja terampil di luar negeri. Kurikulum dan sistem pengajaran vokasi akan menjadi fondasi penting untuk melahirkan lulusan yang memenuhi standar global.

“Kurikulum dan sistem pengajaran vokasi adalah hulu utama bagi program SMK Go Global,” tegas Muhaimin.

Muhaimin menambahkan, saat ini terdapat 17 kompetensi keahlian yang sangat dibutuhkan di Jepang. Oleh karena itu, selain peningkatan kompetensi teknis, pemerintah menekankan perlunya percepatan penguasaan bahasa asing bagi para lulusan.

Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat, Purwanto, menyatakan bahwa jajarannya siap mendukung SMK Go Global. Menurutnya, sekolah harus mampu menangkap peluang besar dari pasar kerja luar negeri.

“Lapangan kerja di luar negeri peluangnya besar. Ini harus dimanfaatkan dengan penguasaan skill, kompetensi, dan bahasa yang sudah terstandar,” ujarnya.

Purwanto menekankan pentingnya kualitas lulusan SMK agar mampu bersaing dan memenuhi standar tenaga kerja internasional.

Program SMK Go Global diharapkan menjadi terobosan besar dalam mendorong peningkatan kualitas pendidikan vokasi dan membuka akses kerja seluas-luasnya bagi generasi muda Indonesia. (R)
Editor
: GY Simanjuntak MSi
beritaTerkait
Kemendikdasmen Genjot Sertifikasi Kompetensi dan Bahasa Asing untuk Siswa SMK
Kemendikdasmen Luncurkan Bug Bounty 2026 untuk Perkuat Keamanan Siber Pendidikan
Pj Sekda Sumut Tekankan Peran Generasi Muda dalam Perayaan Paskah MPK Sumut-Aceh
Kepatuhan LHKPN DPRD Rendah, KPK Peringatkan Ancaman terhadap Kepercayaan Publik
5.503 Gedung Koperasi Merah Putih Terbangun di Jawa Tengah
Pertamina Patra Niaga Optimalkan Armada Laut untuk Jaga Distribusi LPG Nasional
komentar
beritaTerbaru