Selasa, 07 April 2026

Pusat Studi Kepolisian FH Unissula Diresmikan, Wakapolri Tekankan Riset untuk Kebijakan Nasional

Selasa, 02 Desember 2025 09:14 WIB
Pusat Studi Kepolisian FH Unissula Diresmikan, Wakapolri Tekankan Riset untuk Kebijakan Nasional
Para peserta menghadiri prosesi peresmian Pusat Studi Kepolisian FH Unissula yang ditandai dengan pemotongan pita di Semarang, Sabtu (29/11/2025). (Dok/Humas Polri)
Semarang (buseronline.com) - Polri meresmikan Pusat Studi Kepolisian Fakultas Hukum Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang sebagai ruang kolaborasi strategis untuk pengembangan ilmu kepolisian berbasis riset akademik.

Peresmian yang digelar Sabtu ini disaksikan Wakapolri Komjen Pol Prof Dr Dedi Prasetyo SH MHum MSi MM secara daring dan dihadiri langsung Kepala Lemdiklat Polri Komjen Pol Chrysnanda Dwilaksana.

Peresmian ini menjadi langkah penting dalam memperkuat kapasitas keilmuan Polri, sekaligus melahirkan pemikiran akademik yang dapat menjadi rujukan kebijakan publik dan keamanan nasional di masa mendatang.

Dalam sambutannya, Wakapolri menegaskan bahwa Polri membutuhkan kerja sama erat dengan perguruan tinggi untuk memperkuat fondasi kebijakan yang berbasis data dan kajian ilmiah.

“Kolaboratif Polri dengan akademisi merupakan investasi strategis bagi kualitas kebijakan di masa depan. Dengan dibukanya Pusat Studi Kepolisian FH Unissula, saya berharap lahir riset nasional yang kuat, meliputi keamanan pangan, perkembangan sosial, hingga rekomendasi kebijakan Polri yang adaptif terhadap tantangan zaman,” tegasnya.

Wakapolri mencontohkan keberhasilan model evidence-based policing yang diterapkan di Inggris, Australia, dan Selandia Baru, di mana pendekatan riset terbukti meningkatkan kepercayaan publik dan efektivitas kebijakan.

Rektor Unissula, Prof Dr Gunarto SH MH, menegaskan bahwa pusat studi ini merupakan bentuk komitmen kampus untuk menjadi mitra strategis Polri dalam memperkuat kualitas keamanan negara.

“Jika kepolisian suatu negara lemah maka negara itu akan mudah rapuh, tetapi jika kepolisiannya kuat maka negaranya akan berdiri tegar,” ujarnya.
Ia menambahkan, “Kami ingin pusat studi ini tidak hanya menghasilkan kajian, tetapi melahirkan polisi yang dicintai rakyatnya — polisi yang bekerja dengan ilmu, empati, dan keberpihakan pada keadilan substantif.”

Pusat Studi Kepolisian FH Unissula diproyeksikan menjadi simpul dialog intelektual dan pusat kajian strategis yang berfokus pada penelitian kebijakan, pelatihan kepolisian, serta penguatan literasi ketahanan pangan.

Kepala Lemdiklat Polri Komjen Pol Chrysnanda Dwilaksana berharap pusat studi ini dapat menyemangati Polri dalam memperluas tradisi riset.

“Semoga pusat studi ini menyemangati Polri dalam bekerja dan memperluas tradisi riset yang mendukung keamanan masyarakat,” ujarnya.

Polri saat ini juga terus memperkuat landasan akademik kelembagaan melalui pengembangan sembilan pusat studi baru, mulai dari siber, anti korupsi, masyarakat, hingga lalu lintas.

Wakapolri menyampaikan bahwa Polri terus mendorong pelaksanaan Asta Cita pemerintah melalui sejumlah langkah strategis, di antaranya:

Penegakan hukum judi online dan narkoba, termasuk pemusnahan barang bukti terbesar dalam sejarah sebesar 214,8 ton senilai Rp29,37 T.

Penguatan ketahanan pangan nasional dengan produksi 2,5 juta ton komoditas di atas 624 ribu hektare lahan.

Perluasan program makanan bergizi melalui pembangunan 1.084 SPPG di seluruh Indonesia.

Kolaborasi dengan perguruan tinggi disebut menjadi kunci untuk memastikan setiap kebijakan berjalan berbasis sains, akuntabel, dan relevan dengan dinamika sosial masyarakat.

Dengan diresmikannya Pusat Studi Kepolisian FH Unissula, Polri optimistis integrasi antara ilmu akademik dan pengalaman lapangan akan melahirkan model kepolisian yang adaptif, humanis, dan kuat secara keilmuan.

Polri menilai pusat studi ini akan berkembang sebagai Center of Excellence sekaligus mitra permanen dalam penguatan kebijakan keamanan nasional menuju kepolisian yang semakin dipercaya dan dicintai masyarakat. (R)
Editor
: GY Simanjuntak MSi
beritaTerkait
Pertama di Indonesia, Sumut Luncurkan Sistem Pendaftaran Bisnis Berbasis SDGs
Menuju Swasembada Pangan, Jateng Terus Tancap Gas dengan Strategi Nyata
Dekranasda Jateng Gandeng Kemenlu untuk Dorong Promosi Produk Ekraf ke Pasar Global
Monaco Bungkam Marseille 2-1, Catat Tujuh Kemenangan Beruntun
Real Oviedo Raih Kemenangan Penting, Tundukkan Sevilla 1-0 di La Liga
Timnas Futsal Indonesia Bantai Brunei 7-0 di Laga Pembuka Piala AFF Futsal 2026
komentar
beritaTerbaru