Minggu, 12 April 2026

Future Leaders Camp 2025 di Sumatera: Kemdiktisaintek Dorong Kepemimpinan Berdampak dari Kampus

Minggu, 09 November 2025 09:14 WIB
Future Leaders Camp 2025 di Sumatera: Kemdiktisaintek Dorong Kepemimpinan Berdampak dari Kampus
Peserta Future Leaders Camp (FLC) 2025 Regional II Sumatera berpose bersama seusai sesi pelatihan kepemimpinan di Padang, Kamis (6/11/2025). (Dok/Diktisaintek)
Padang (buseronline.com) - Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan program pengembangan kepemimpinan yang berdampak nyata bagi mahasiswa Indonesia.

Melalui kegiatan Future Leaders Camp (FLC) 2025 Regional II Sumatera, Kemdiktisaintek membuka ruang belajar kolaboratif bagi calon pemimpin muda bangsa untuk membangun ekosistem kepemimpinan nasional menuju Indonesia Emas 2045, Kamis.

Kegiatan yang digelar di Padang, Sumatera Barat, ini diisi dengan berbagai sesi inspiratif dan reflektif yang melibatkan akademisi, praktisi, dan pejabat Kemdiktisaintek.

Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti) Kemdiktisaintek Khairul Munadi dalam sesi utama bertajuk “Membangun Ekosistem Regenerasi Kepemimpinan Nasional Menuju Indonesia Emas 2045” menegaskan bahwa pendidikan tinggi tidak hanya menjadi tempat menimba ilmu, tetapi juga wadah strategis dalam membentuk karakter dan pola pikir pemimpin masa depan.

“Perguruan tinggi harus menjadi ekosistem regenerasi kepemimpinan. Mahasiswa bukan hanya diajak berpikir kritis, tetapi juga diajarkan cara berpikir sistemik, berprinsip, dan berorientasi pada dampak,” ujar Dirjen Khairul.

Ia memperkenalkan lima mental model kepemimpinan masa depan sebagai fondasi utama pembentukan karakter mahasiswa, yaitu:

1. Growth Mindset – keyakinan bahwa kemampuan tumbuh melalui proses dan latihan.

2. First Principle Thinking – berpikir dari akar masalah, bukan kebiasaan.

3. System Thinking – memahami keterhubungan antar elemen dalam sistem sosial.

4. Second Order Thinking – mempertimbangkan konsekuensi jangka panjang dari keputusan.

5. The Power of Tiny Gains (1% Improvement) – memperbaiki diri sedikit demi sedikit setiap hari untuk hasil besar di masa depan.

Khairul menegaskan bahwa perubahan kecil namun konsisten merupakan kunci membangun dampak besar dan berkelanjutan.

“Kalau setiap mahasiswa memperbaiki diri 1% setiap hari, dalam setahun ia bisa menjadi 37 kali lebih baik dari sebelumnya,” tegasnya.

Sesi berikutnya menghadirkan Rizky Arief Dwi Prakoso, CEO dan Founder HMNS, yang membawakan materi “Entrepreneurship for Innovation, Social Impact, and the Future of Indonesia’s Economy.”

Rizky mengajak mahasiswa untuk menumbuhkan semangat kewirausahaan berbasis nilai dan kebermanfaatan sosial.
“Membangun bisnis berarti membangun nilai dan kontribusi bagi masyarakat, bukan sekadar keuntungan. Kegagalan bukan akhir, tapi bagian dari proses menemukan makna. Fokuslah pada pembelajaran, bukan sekadar hasil,” ujar Rizky.

Ia juga menekankan pentingnya memulai dari langkah kecil, berani bereksperimen, dan menjadikan pengalaman sebagai sumber belajar berharga.

Sesi terakhir diisi oleh Staf Khusus Menteri (SKM) Bidang Industri dan Kerja Sama Luar Negeri, Oki Earliavan Sampurno, dengan tema “Leading with Purpose: Transformative Growth and the Power of Values-Driven Leadership.”

Oki menegaskan pentingnya kepemimpinan yang berlandaskan nilai, empati, dan keseimbangan antara logika serta rasa.

“Pemimpin sejati bukan soal jabatan atau kekuasaan, tapi tentang inspirasi dan manfaat yang dirasakan banyak orang,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya integritas dan kesadaran moral dalam setiap peran kepemimpinan.

“Korupsi tidak hanya soal uang, tapi juga waktu, kepercayaan, dan kesempatan. Mari kita jadi generasi yang tidak mengorupsi hal-hal kecil dalam hidup,” pesan Oki dengan penuh makna.

Future Leaders Camp 2025 Regional II Sumatera diikuti oleh 62 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di wilayah Sumatera. Kegiatan ini menjadi langkah konkret Kemdiktisaintek dalam menyiapkan generasi muda yang bernilai, berintegritas, dan siap membawa Indonesia menuju masa depan emas.

Melalui program seperti FLC, Kemdiktisaintek menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pendidikan tinggi yang tidak hanya mencetak sarjana, tetapi juga melahirkan pemimpin berdampak bagi bangsa dan masyarakat. (R)
Editor
: GY Simanjuntak MSi
beritaTerkait
Pertamina Patra Niaga Optimalkan Armada Laut untuk Jaga Distribusi LPG Nasional
Ribuan Kafilah Meriahkan Pawai Ta’aruf MTQ ke-59 Kota Medan
KPK: Kampus Jadi Garda Depan Pembentukan Integritas Generasi Muda
Semarang Mountain Race 2026 Resmi Digelar, Ratusan Pelari Taklukkan Gunung Ungaran
Patroli Taktis Operasi Damai Cartenz 2026 Perkuat Keamanan di Sinak
Kakorlantas: Kolaborasi dan Teknologi Kunci Sukses Operasi Ketupat 2026
komentar
beritaTerbaru