Minggu, 12 April 2026

Kerja Sama Indonesia-Polandia Diperluas ke Sektor Riset, Bahasa, dan Gaming

Minggu, 19 Oktober 2025 10:21 WIB
Kerja Sama Indonesia-Polandia Diperluas ke Sektor Riset, Bahasa, dan Gaming
Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek), Stella Christie, berfoto bersama Duta Besar Polandia untuk Indonesia, H E Barbara Szymanowska, usai pertemuan kerja sama pendidikan dan riset di kantor Kemdiktisaintek, Jakarta, Ra
Jakarta (buseronline.com) - Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) terus memperluas jalinan kerja sama internasional dalam pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM). Salah satunya dengan Polandia, melalui Kedutaan Besar (Kedubes) Polandia untuk Indonesia.

Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek), Stella Christie, menyampaikan hal tersebut saat menerima kunjungan Duta Besar (Dubes) Polandia untuk Indonesia, H E Barbara Szymanowska, di kantor Kemdiktisaintek, Jakarta, Rabu.

Pertemuan tersebut membahas potensi kerja sama di bidang pendidikan tinggi, termasuk pertukaran mahasiswa, pengiriman dosen Indonesia ke Polandia, serta beasiswa studi pascasarjana di berbagai bidang prioritas nasional seperti ketahanan pangan, ketahanan energi, dan kesehatan.

“Presiden Prabowo berpesan untuk meningkatkan jumlah dokter spesialis serta mendorong ketahanan pangan dan energi. Hal ini bisa kita wujudkan melalui kolaborasi dengan Polandia, di mana perguruan tingginya memimpin di bidang-bidang tersebut,” ujar Wamen Stella.

Dubes Polandia, Barbara Szymanowska, menyambut baik peluang kerja sama tersebut. Ia menjelaskan bahwa biaya hidup di Polandia relatif lebih rendah dibandingkan negara-negara Eropa lainnya. Selain itu, banyak kampus di Polandia yang menyediakan kelas berbahasa Inggris, sehingga memudahkan mahasiswa internasional untuk menempuh studi.

Polandia juga menawarkan program riset jangka pendek dan beasiswa bagi warga negara Indonesia. Tak hanya di bidang prioritas seperti ketahanan pangan dan energi, Polandia juga membuka peluang kolaborasi di bidang penerbangan dan geologi.

“Kami akan memberikan data lengkap terkait perguruan tinggi terbaik dan demografi mahasiswa Polandia untuk mempermudah rencana matching ke depannya,” kata Dubes Barbara.

Selain bidang akademik dan riset, kerja sama juga mencakup pengembangan bahasa dan budaya. Dubes Barbara menyampaikan rencana pengiriman guru Bahasa Polandia ke sejumlah perguruan tinggi Indonesia.

Saat ini, pengajaran Bahasa Polandia baru dilaksanakan di Universitas Katolik Indonesia (Unika) Atma Jaya. Wamen Stella menyambut baik inisiatif tersebut dan berkomitmen membantu memperluas program ke kampus lain yang memiliki potensi kerja sama.

“Kami akan bantu komunikasikan pada kampus-kampus potensial. Ada sejumlah perguruan tinggi yang telah bekerja sama dengan Polandia atau berada di daerah dengan banyak turis Polandia,” jelas Wamen Stella.

Salah satu sektor menarik yang turut dibahas adalah industri gaming. Polandia dikenal memiliki industri gim yang kuat, sedangkan Indonesia memiliki pasar dan talenta muda yang terus berkembang di bidang animasi, desain, dan pengembangan gim.

Menurut Wamen Stella, bidang ini memiliki nilai ekonomis tinggi dan dapat menjadi fokus kolaborasi baru antara kedua negara.

“Kita bisa mengarahkan lebih banyak beasiswa serta membuat seminar terkait bidang pengembangan gim. Saat ini, bidang gaming memiliki potensi besar untuk dikembangkan,” katanya.

Dubes Barbara pun sependapat bahwa kerja sama di sektor gaming tidak hanya mendorong ekonomi kreatif, tetapi juga pengembangan SDM di kedua negara.

“Tidak hanya industri gaming, tetapi kita juga dapat mengembangkan SDM-nya, baik di Indonesia maupun Polandia,” ujar Dubes Barbara.

Sebagai tindak lanjut, Kemdiktisaintek akan memperjelas prosedur penyetaraan ijazah luar negeri, khususnya di bidang kedokteran spesialis, serta menyampaikan daftar program kolaborasi pendidikan yang telah berhasil dijalankan dengan negara lain kepada Kedubes Polandia.

Pertemuan ini diharapkan menjadi awal yang menjanjikan bagi penguatan hubungan Indonesia-Polandia di bidang pendidikan tinggi, riset, dan ekonomi kreatif.

Dengan membuka peluang kolaborasi dari laboratorium hingga ruang kreatif, kedua negara optimistis dapat melahirkan lebih banyak inovasi, talenta unggul, dan kerja sama akademik yang berdampak luas bagi masyarakat. (R)
Editor
: GY Simanjuntak MSi
beritaTerkait
Pertamina Patra Niaga Optimalkan Armada Laut untuk Jaga Distribusi LPG Nasional
Ribuan Kafilah Meriahkan Pawai Ta’aruf MTQ ke-59 Kota Medan
KPK: Kampus Jadi Garda Depan Pembentukan Integritas Generasi Muda
Semarang Mountain Race 2026 Resmi Digelar, Ratusan Pelari Taklukkan Gunung Ungaran
Patroli Taktis Operasi Damai Cartenz 2026 Perkuat Keamanan di Sinak
Kakorlantas: Kolaborasi dan Teknologi Kunci Sukses Operasi Ketupat 2026
komentar
beritaTerbaru