Minggu, 12 April 2026

Pertamina Gelar Edukasi Mitigasi Bencana untuk Wujudkan Santri Tangguh

Selasa, 14 Oktober 2025 10:07 WIB
Pertamina Gelar Edukasi Mitigasi Bencana untuk Wujudkan Santri Tangguh
Seorang santri menunjukkan isi tas siaga bencana saat kegiatan Edukasi Mitigasi Bencana di Pondok Pesantren Baitul Izzah Nusantara, Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jumat (10/10/2025). (Dok/Humas Jabar)
Bandung (buseronline.com) - Dalam upaya menumbuhkan kesadaran dan kesiapsiagaan terhadap potensi bencana alam, PT Pertamina Patra Niaga Region Jawa Bagian Barat (JBB) melalui Aviation Fuel Terminal (AFT) Husein Sastranegara menggelar kegiatan Edukasi Mitigasi Bencana Longsor dan Sesar Lembang di Pondok Pesantren Baitul Izzah Nusantara, Desa Suntenjaya, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jumat.

Sebanyak 30 santri terpilih mengikuti kegiatan ini yang diselenggarakan bekerja sama dengan Politeknik Kesejahteraan Sosial (Poltekesos) Bandung melalui Pusat Kajian Bencana dan Pengungsi (Puskasi) serta Satuan Bhakti Sosial Mahasiswa (SBSM).

Edukasi diberikan secara interaktif melalui simulasi gempa bumi, pelatihan penentuan titik kumpul aman, pemasangan jalur evakuasi, serta kegiatan penanaman dan pembagian bibit pohon sebagai upaya meningkatkan ketahanan lingkungan terhadap risiko longsor.

Desa Suntenjaya sendiri berada di kawasan Sesar Lembang, salah satu patahan aktif di Jawa Barat yang memiliki potensi tinggi terhadap gempa bumi dan longsor. Karena itu, kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat kapasitas komunitas pesantren agar dapat mengenali potensi bahaya dan mengimplementasikan langkah-langkah kesiapsiagaan secara mandiri.

Tim Puskasi Poltekesos Bandung juga memperkenalkan konsep “Sekolah Aman”, yaitu lingkungan belajar yang memiliki sistem tanggap darurat dan tim siaga bencana yang terlatih di dalamnya.

Supervisor Maintenance AFT Husein Sastranegara Boy Presley Panjaitan menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk tanggung jawab sosial Pertamina terhadap masyarakat di kawasan rawan bencana.

“Akar pohon berfungsi menahan air dan memperkuat struktur tanah, sehingga dapat mengurangi risiko longsor. Melalui kegiatan tanam pohon ini, kita menanam harapan untuk masa depan yang lebih aman dan berkelanjutan,” ujar Boy.

Sementara itu, Pembimbing Pesantren Baitul Izzah Nusantara Abdi Aziz mengapresiasi inisiatif Pertamina dan berharap para santri dapat menerapkan ilmu yang didapat dalam kehidupan sehari-hari.

“Dengan terpilihnya 30 santri yang menjadi Tim Siaga Sekolah, kami berharap tim ini dapat membentuk kemandirian santri terhadap lingkungan dan kesiapsiagaan terhadap bencana,” ungkap Abdi.

Di sisi lain, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional JBB, Susanto August Satria, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud komitmen perusahaan dalam mendukung edukasi mitigasi bencana yang sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) poin ke-13, yakni penanganan perubahan iklim.

“Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen kami dalam membangun kesiapsiagaan masyarakat terhadap bencana alam, khususnya di Desa Suntenjaya,” pungkas Satria.

Dengan adanya kegiatan ini, Pertamina berharap pesantren dapat menjadi agen perubahan dalam membangun kesadaran mitigasi bencana di lingkungan pendidikan dan masyarakat sekitar. (R)
Editor
: GY Simanjuntak MSi
Tags
beritaTerkait
Kakorlantas: Kolaborasi dan Teknologi Kunci Sukses Operasi Ketupat 2026
Bobby Nasution Dorong Pengembangan Ekosistem Balap di Sprint Rally Sumut 2026
Arsenal Tumbang 1-2 dari Bournemouth, Gagal Jauh dari Kejaran Man City
Bupati Taput Hadiri Halal Bihalal Masyarakat Luat Pahae
Paris FC Hancurkan Monaco 4-1, Putus Tren Kemenangan Tamu di Ligue 1
MT Gas Attaka Perkuat Distribusi LPG ke Kalimantan dan Sulawesi
komentar
beritaTerbaru