Minggu, 12 April 2026

Sekda Jateng Harap Undip Berperan Aktif dalam Percepatan Pemenuhan Dokter

Selasa, 07 Oktober 2025 10:07 WIB
Sekda Jateng Harap Undip Berperan Aktif dalam Percepatan Pemenuhan Dokter
Sekda Provinsi Jawa Tengah Sumarno melepas peserta ajang lari amal Medica Run: Run for Charity dalam rangka Dies Natalis ke-64 Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro (Undip) di Semarang, Minggu (5/10/2025). (Dok/Humas Jateng)
Semarang (buseronline.com) - Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Tengah (Jateng), Sumarno, menyoroti pentingnya peran Fakultas Kedokteran di berbagai universitas di wilayahnya dalam mempercepat pemenuhan kebutuhan dokter di Indonesia.

Hal itu disampaikan Sumarno saat menghadiri ajang lari amal “Medica Run: Run for Charity” yang digelar dalam rangka Dies Natalis ke-64 Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, Minggu.

Sumarno mengatakan, Indonesia masih menghadapi tantangan besar dalam hal jumlah dan distribusi tenaga medis, khususnya dokter. Menurutnya, dengan kapasitas pendidikan kedokteran yang ada saat ini, kebutuhan dokter umum maupun spesialis baru akan terpenuhi dalam kurun waktu sekitar tiga dekade mendatang.

“Kebutuhan dokter di Indonesia masih jauh dari cukup. Kalau dengan produksi dokter yang sekarang, bisa sampai 30 tahun baru terpenuhi,” ujar Sumarno.

Ia berharap, Fakultas Kedokteran Undip dapat menjadi motor penggerak dalam mempercepat pemenuhan kebutuhan tenaga dokter di Tanah Air, serta menjadi contoh bagi fakultas kedokteran lain dalam melahirkan tenaga medis yang berkualitas dan berjiwa sosial.

Selain itu, Sumarno juga menekankan pentingnya menjadikan pendidikan kedokteran lebih inklusif dan ramah bagi masyarakat, agar semakin banyak calon dokter yang dapat mengakses pendidikan tersebut.

“Ubah anggapan bahwa masuk kedokteran itu mahal atau menakutkan. Fakultas Kedokteran harus bisa hadir lebih ramah di tengah masyarakat,” tegasnya.

Pesan Sumarno sejalan dengan komitmen Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen, yang terus mendorong pemerataan tenaga medis dan penguatan layanan kesehatan di seluruh daerah Jateng.

Dalam kesempatan itu, Sumarno juga mengapresiasi inisiatif Fakultas Kedokteran Undip yang menggabungkan kegiatan olahraga dengan aksi sosial. Menurutnya, kegiatan seperti Medica Run tidak hanya menyehatkan, tetapi juga menumbuhkan rasa kepedulian terhadap sesama.

“Kegiatan olahraga seperti Medica Run ini salah satu upaya kami dari Pemprov Jawa Tengah untuk mempromosikan pola hidup sehat. Kalau ingin maju, maka kita harus mulai dari sehat dulu,” terangnya.

Acara Medica Run diikuti sekitar 1.250 peserta dari berbagai kalangan dengan dua kategori lomba, yaitu 5K dan 3K Fun Run. Selain kegiatan olahraga, acara ini juga membawa misi sosial, di mana sebagian hasil kegiatan akan digunakan untuk kegiatan amal, pemeriksaan kesehatan gratis, serta edukasi kesehatan bagi warga. Pemeriksaan meliputi deteksi dini tumor dan kanker payudara, serta penyuluhan hidup sehat.

Dengan kegiatan ini, Undip diharapkan dapat terus berperan aktif dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat sekaligus memperkuat kolaborasi antara dunia pendidikan, pemerintah, dan masyarakat. (R)
Editor
: GY Simanjuntak MSi
beritaTerkait
Kakorlantas: Kolaborasi dan Teknologi Kunci Sukses Operasi Ketupat 2026
Bobby Nasution Dorong Pengembangan Ekosistem Balap di Sprint Rally Sumut 2026
Arsenal Tumbang 1-2 dari Bournemouth, Gagal Jauh dari Kejaran Man City
Bupati Taput Hadiri Halal Bihalal Masyarakat Luat Pahae
Paris FC Hancurkan Monaco 4-1, Putus Tren Kemenangan Tamu di Ligue 1
MT Gas Attaka Perkuat Distribusi LPG ke Kalimantan dan Sulawesi
komentar
beritaTerbaru