Minggu, 12 April 2026

58 Eks Jamaah NII di Tangerang Resmi Ikrar Setia NKRI pada Hari Kesaktian Pancasila

Jumat, 03 Oktober 2025 12:09 WIB
58 Eks Jamaah NII di Tangerang Resmi Ikrar Setia NKRI pada Hari Kesaktian Pancasila
Sebanyak 58 eks jamaah NII faksi MYT membacakan ikrar setia kepada NKRI dalam upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Kantor MUI Kota Tangerang, Rabu (1/10/2025). (Dok/Humas Polri)
Tangerang (buseronline.com) - Bertepatan dengan peringatan Hari Kesaktian Pancasila, sebanyak 58 orang eks anggota kelompok Negara Islam Indonesia (NII) faksi MYT (Muhammad Yusuf Tohiri) secara terbuka menyatakan ikrar setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Upacara berlangsung khidmat di Kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Tangerang, Rabu pukul 09.00 WIB.

Para peserta yang berasal dari Kota Tangerang dan sekitarnya itu dengan tegas melepas baiat dari ajaran menyimpang dan meneguhkan kesetiaan mereka kepada Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 sebagai dasar negara.

Acara diawali pembacaan deklarasi kesetiaan oleh perwakilan peserta, Ustaz Mukhlis, yang kemudian diikuti seluruh hadirin. Prosesi dilanjutkan dengan penandatanganan surat pernyataan, serta diakhiri dengan penciuman bendera Merah Putih sebagai simbol cinta tanah air.

Kasatgaswil DKI Jakarta Densus 88 Anti Teror Polri, Kombes Pol Dhani Arifianto SIK MHan, menyampaikan apresiasi tinggi atas keputusan para eks jamaah NII tersebut.

“Langkah ini adalah bentuk nyata kembalinya semangat kebangsaan dan cinta tanah air. Ini bukan akhir, melainkan awal baru untuk hidup yang lebih baik dalam bingkai NKRI,” tegas Kombes Pol Dhani. Ia juga menegaskan Polri melalui Densus 88 akan terus mendukung upaya deradikalisasi dan reintegrasi sosial.

Wali Kota Tangerang yang hadir pada kesempatan itu turut menyampaikan apresiasi sekaligus dukungan penuh dari pemerintah daerah.

“Kami membuka pintu selebar-lebarnya untuk mendampingi proses reintegrasi sosial dan pemberdayaan ekonomi bagi saudara-saudara kita yang telah kembali ke jalan yang benar,” ujarnya.

Acara semakin khidmat dengan tausiyah kebangsaan oleh Asep Muhargono, mantan aktivis NII yang kini mendirikan Yayasan Prasana Bumi Pertiwi (PRABU). Dalam tausiyahnya, Asep menegaskan, “Pancasila dan Islam tidak bertentangan. Cinta tanah air adalah bagian dari iman.”

Sebagai penutup, Wakil Ketua MUI Kota Tangerang KH Saparudin memimpin doa bersama, memohon agar para peserta istiqamah di jalan kebenaran serta agar bangsa Indonesia terhindar dari perpecahan dan paham radikalisme.

Kegiatan tersebut dihadiri berbagai stakeholder Kota Tangerang, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta aparat lingkungan setempat.

Diharapkan momentum ini dapat menjadi inspirasi bagi kelompok lain yang masih terpapar paham radikal untuk segera kembali ke pangkuan Ibu Pertiwi dan turut membangun bangsa dalam semangat persatuan dan kesatuan. (R)
Editor
: GY Simanjuntak MSi
Tags
beritaTerkait
Kakorlantas: Kolaborasi dan Teknologi Kunci Sukses Operasi Ketupat 2026
Bobby Nasution Dorong Pengembangan Ekosistem Balap di Sprint Rally Sumut 2026
Arsenal Tumbang 1-2 dari Bournemouth, Gagal Jauh dari Kejaran Man City
Bupati Taput Hadiri Halal Bihalal Masyarakat Luat Pahae
Paris FC Hancurkan Monaco 4-1, Putus Tren Kemenangan Tamu di Ligue 1
MT Gas Attaka Perkuat Distribusi LPG ke Kalimantan dan Sulawesi
komentar
beritaTerbaru