Minggu, 12 April 2026

Mendiktisaintek: Guru Besar PTN BH Punya Peran Strategis di Era Global

Selasa, 30 September 2025 12:09 WIB
Mendiktisaintek: Guru Besar PTN BH Punya Peran Strategis di Era Global
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto menyampaikan paparan pada Pertemuan Majelis Dewan Guru Besar PTN BH di Universitas Andalas (Unand), Padang, Jumat (26/9/2025). (Dok/Diktisaintek)
Padang (buseronline.com) - Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto menegaskan pentingnya peran Guru Besar Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTN BH) sebagai penentu arah kemajuan bangsa di tengah laju perubahan serta kompetisi global yang kian cepat. Hal ini disampaikan dalam Pertemuan Majelis Dewan Guru Besar PTN BH di Universitas Andalas (Unand), Jumat.

Menteri Brian menyoroti perkembangan pesat teknologi dan persaingan antarnegara. Menurutnya, Guru Besar memiliki tanggung jawab besar untuk mengarahkan agar Indonesia mampu bersaing dan sejajar dengan negara maju.

“Harapan itu ada di para Guru Besar, apalagi Guru Besar PTN BH. Kita semua berharap bangsa kita menjadi bangsa yang maju dan sejahtera,” ujar Menteri Brian.

Ia juga memaparkan target ambisius Indonesia untuk menjadi High Income Country dengan pendapatan per kapita di atas USD 15.000 per tahun. Menurutnya, target itu hanya bisa dicapai jika pertumbuhan ekonomi nasional mencapai sekitar 8% per tahun dengan dukungan kuat dari sektor industri.

“Kemajuan suatu bangsa benar-benar ditopang oleh kekuatan perguruan tinggi. Kecepatan pertumbuhan ekonomi itu linear dengan kekuatan riset,” tegas Menteri Brian.

Dalam arahannya, ia mendorong agar hasil penelitian di perguruan tinggi tidak berhenti pada publikasi, tetapi bertransformasi menjadi produk nyata yang memberi dampak ekonomi. Mendiktisaintek memastikan kementeriannya akan mendukung penuh upaya hilirisasi produk penelitian.

Masih dalam kunjungan kerja di Sumatera Barat, Menteri Brian meresmikan delapan gedung baru di Universitas Negeri Padang (UNP) serta satu gedung baru di Politeknik Negeri Padang (PNP).

Delapan gedung di UNP mencakup fasilitas riset dan laboratorium canggih, seperti Field Emission Scanning Electron Microscopy (FE SEM) dan Atomic Force Microscope (AFM) untuk mendukung inovasi mahasiswa. Tujuh gedung dibangun dengan dana PTN BH, sedangkan satu gedung lainnya didukung APBN.

“Gedung-gedung ini adalah investasi untuk masa depan. Dari sinilah kita harapkan lahir inovasi, budaya, dan semangat tinggi untuk menggerakkan Indonesia menuju cita-cita besar Indonesia Emas 2045,” ujar Menteri Brian.

Setelah agenda di UNP, Menteri Brian melanjutkan peresmian gedung baru di PNP. Ia menekankan pentingnya pendidikan vokasi dalam mencetak talenta siap kerja yang sesuai kebutuhan industri.

“Dengan gedung baru ini, saya berharap PNP semakin memperkuat pembelajaran berbasis praktik dan menjalin kemitraan dengan dunia usaha,” pungkasnya.

Acara peresmian di kedua kampus ditutup dengan penandatanganan prasasti, penyerahan cenderamata, serta sesi foto bersama. Menteri Brian berharap fasilitas yang diresmikan dapat mempercepat lahirnya inovasi, penelitian aplikatif, dan wirausaha berbasis teknologi. (R)
Editor
: GY Simanjuntak MSi
beritaTerkait
Kakorlantas: Kolaborasi dan Teknologi Kunci Sukses Operasi Ketupat 2026
Bobby Nasution Dorong Pengembangan Ekosistem Balap di Sprint Rally Sumut 2026
Arsenal Tumbang 1-2 dari Bournemouth, Gagal Jauh dari Kejaran Man City
Bupati Taput Hadiri Halal Bihalal Masyarakat Luat Pahae
Paris FC Hancurkan Monaco 4-1, Putus Tren Kemenangan Tamu di Ligue 1
MT Gas Attaka Perkuat Distribusi LPG ke Kalimantan dan Sulawesi
komentar
beritaTerbaru