Minggu, 12 April 2026

Wakil Wali Kota Bandung Dorong Mahasiswa Kembangkan Jiwa Entrepreneur

Rabu, 24 September 2025 10:14 WIB
Wakil Wali Kota Bandung Dorong Mahasiswa Kembangkan Jiwa Entrepreneur
Wakil Wali Kota Bandung Erwin menerima cenderamata usai memberikan materi pada acara Bimbingan Mahasiswa Manajemen Bisnis Unpas 2025 di Pusdikif–Pussenif Bandung, Sabtu (20/9/2025). (Dok/Diskominfo Bandung)
Bandung (buseronline.com) - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus mendorong pertumbuhan wirausaha muda melalui program unggulan Camp Entrepreneur (Cempor) yang digagas Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bandung.

Program ini ditujukan khusus bagi anak muda Kota Bandung yang memiliki potensi bisnis dan semangat untuk menjadi entrepreneur.

Wakil Wali Kota Bandung, Erwin, mengajak generasi muda memanfaatkan program tersebut sebagai langkah awal menuju kemandirian ekonomi dan kesuksesan usaha.

“Bandung punya banyak potensi anak muda yang kreatif. Melalui Cempor, kami ingin memfasilitasi mereka untuk belajar, berlatih, dan naik kelas sebagai pengusaha muda yang tangguh. Pemerintah hadir membukakan akses terhadap peluang nyata,” kata Erwin saat berbicara dalam acara Bimbingan Mahasiswa Manajemen Bisnis Universitas Pasundan (Unpas) 2025 dengan tema Generation of Virtue di Pusdikif – Pussenif Bandung, Sabtu.

Cempor dirancang sebagai program pelatihan berkelanjutan, mulai dari pelatihan dasar, pengembangan keterampilan manajerial, inkubasi (pendampingan dan asistensi), hingga kegiatan expo dan promosi produk.

Program ini juga merupakan bagian dari amanat UU No. 40 Tahun 2009 tentang Kepemudaan, serta didukung regulasi lain seperti PP No. 41 Tahun 2011, Perda Kota Bandung No. 1 Tahun 2016, dan Perwal No. 27 Tahun 2022.

Adapun syarat pendaftaran, peserta harus berusia 16–30 tahun, berdomisili di Kota Bandung, serta mengikuti tahapan self-assessment dan business assessment.

Bagi peserta yang lolos seleksi, Pemkot Bandung memberikan sejumlah fasilitas penting untuk pengembangan usaha, antara lain akses relasi investasi, sertifikat pelatihan, pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB), serta pembekalan di bidang sales dan marketing.

Pelatihan dasar dan inkubasi bisnis difokuskan pada keterampilan produksi, agar peserta memahami proses, kerumitan, hingga risiko dalam dunia usaha. Peserta terbaik dari tahap dasar akan dipilih mengikuti inkubasi lanjutan berupa pendampingan, asistensi, expo, apresiasi, hingga bootcamp intensif.

Dengan adanya Cempor, Pemkot Bandung berharap semakin banyak wirausaha muda lahir dari kalangan generasi milenial dan Gen Z. Mereka diharapkan mampu menjadi motor penggerak perekonomian daerah sekaligus memberi dampak positif bagi masyarakat. (R)
Editor
: GY Simanjuntak MSi
beritaTerkait
Kakorlantas: Kolaborasi dan Teknologi Kunci Sukses Operasi Ketupat 2026
Bobby Nasution Dorong Pengembangan Ekosistem Balap di Sprint Rally Sumut 2026
Arsenal Tumbang 1-2 dari Bournemouth, Gagal Jauh dari Kejaran Man City
Bupati Taput Hadiri Halal Bihalal Masyarakat Luat Pahae
Paris FC Hancurkan Monaco 4-1, Putus Tren Kemenangan Tamu di Ligue 1
MT Gas Attaka Perkuat Distribusi LPG ke Kalimantan dan Sulawesi
komentar
beritaTerbaru