Minggu, 12 April 2026

Wamen Stella Tekankan Pentingnya Riset Terapan dan Kolaborasi Industri di Politeknik Negeri Lhokseumawe

Selasa, 23 September 2025 10:14 WIB
Wamen Stella Tekankan Pentingnya Riset Terapan dan Kolaborasi Industri di Politeknik Negeri Lhokseumawe
Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Stella Christie berdialog dengan sivitas akademika saat kunjungan kerja ke Politeknik Negeri Lhokseumawe, Jumat (19/9/2025). (Dok/Diktisaintek)
Lhokseumawe (buseronline.com) - Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek), Stella Christie, melakukan kunjungan kerja ke Politeknik Negeri Lhokseumawe (PNL) untuk mendorong penguatan riset terapan dan kolaborasi antara perguruan tinggi vokasi dengan dunia industri. Kegiatan ini digelar di kampus PNL, Jumat, dan dihadiri sivitas akademika, siswa SMA di Aceh Utara, serta perwakilan mitra industri.

Dalam kunjungannya, Stella menekankan bahwa riset dan inovasi menjadi kunci bagi Indonesia untuk bersaing di tingkat global. “Indonesia mampu mengejar kemajuan jika kita serius berinvestasi pada riset, inovasi, dan teknologi. Mahasiswa politeknik memiliki posisi strategis dalam menghasilkan solusi nyata bagi masyarakat dan industri,” ujar Stella.

Sebagai contoh, ia menyoroti karya mahasiswa PNL berupa robot penyortir sampah yang dinilai potensial untuk dikembangkan lebih lanjut. Selain itu, riset unggulan seperti material jalan yang telah diterapkan di beberapa daerah Aceh Utara menjadi bukti kontribusi nyata kampus vokasi terhadap pembangunan daerah. Saat ini, PNL telah menjalin kerja sama dengan industri dengan dukungan pendanaan penelitian mencapai Rp1,4 M.

Direktur Politeknik Negeri Lhokseumawe, Rizal Syahyadi, menyatakan pihaknya terus memperluas jaringan kerja sama, termasuk di tingkat internasional dengan perguruan tinggi di Tiongkok dan Taiwan. PNL juga tengah menjalankan program double degree untuk memperkuat daya saing lulusan. “Kami berharap kerja sama ini dapat melahirkan lulusan yang unggul dan mampu bersaing di tingkat global,” jelas Rizal.

Dalam kegiatan tersebut turut dipaparkan riset unggulan, salah satunya konsorsium penelitian baterai listrik nasional yang melibatkan PNL bersama Politeknik Negeri Jakarta dan Politeknik Negeri Ujung Pandang. Proyek ini menargetkan pengembangan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) berbasis energi surya, yang dapat digunakan untuk kendaraan listrik roda dua hingga peralatan pertanian.

Melalui kunjungan ini, pemerintah menegaskan pentingnya peran politeknik dalam menciptakan ekosistem inovasi berkelanjutan. Dengan menghubungkan hasil riset kampus ke dunia industri, diharapkan dapat memberi dampak langsung terhadap pembangunan daerah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. (R)
Editor
: GY Simanjuntak MSi
beritaTerkait
Kakorlantas: Kolaborasi dan Teknologi Kunci Sukses Operasi Ketupat 2026
Bobby Nasution Dorong Pengembangan Ekosistem Balap di Sprint Rally Sumut 2026
Arsenal Tumbang 1-2 dari Bournemouth, Gagal Jauh dari Kejaran Man City
Bupati Taput Hadiri Halal Bihalal Masyarakat Luat Pahae
Paris FC Hancurkan Monaco 4-1, Putus Tren Kemenangan Tamu di Ligue 1
MT Gas Attaka Perkuat Distribusi LPG ke Kalimantan dan Sulawesi
komentar
beritaTerbaru