Kamis, 03 September 2026

Wakil Wali Kota Bandung Tekankan Mahasiswa Harus Berakhlak, Bukan Hanya Cerdas

Selasa, 23 September 2025 10:07 WIB
Wakil Wali Kota Bandung Tekankan Mahasiswa Harus Berakhlak, Bukan Hanya Cerdas
Wakil Wali Kota Bandung Erwin menerima cenderamata usai menjadi pembicara pada kegiatan Bimbingan Mahasiswa Manajemen Bisnis 2025 di Pusdikif – Pussenif Bandung, Sabtu (20/9/2025). (Dok/Diskominfo Bandung)
Bandung (buseronline.com) - Universitas Pasundan (Unpas) menggelar kegiatan Bimbingan Mahasiswa Manajemen Bisnis 2025 dengan tema “Generation of Virtue” di Pusdikif – Pussenif Bandung, Sabtu.

Tema ini diangkat sebagai respons atas kondisi zaman yang kian kompleks dan menuntut generasi muda memiliki keunggulan lebih dari sekadar kecerdasan akademik.

Wakil Wali Kota Bandung, Erwin, yang hadir sebagai salah satu pembicara, menegaskan pentingnya keseimbangan antara kecerdasan intelektual dengan karakter dan akhlak. Menurutnya, generasi muda masa kini tidak cukup hanya cerdas secara akademik, tetapi juga harus memiliki nilai keutamaan dan kepedulian sosial.

“Generasi yang baik mampu menghadapi tantangan. Di era yang penuh persaingan dan ketidakpastian, nilai keutamaan seperti kejujuran, empati, dan tanggung jawab akan jadi penuntun sejati menuju kesuksesan,” kata Erwin.

Ia juga mengingatkan, sebagai mahasiswa Manajemen Bisnis, para peserta harus memahami bahwa dunia usaha memerlukan kepemimpinan berlandaskan integritas.

“Tanpa nilai keutamaan, bisnis hanya akan jadi alat keuntungan pribadi. Tapi dengan karakter yang kuat, bisnis bisa menjadi jalan untuk membawa manfaat bagi kehidupan yang lebih luas,” ujarnya.

Erwin menekankan peran mahasiswa sebagai agen perubahan di masyarakat. Menurutnya, Kota Bandung membutuhkan generasi yang tidak hanya mengejar sukses pribadi, tetapi juga berkontribusi terhadap kesejahteraan sosial.

“Mahasiswa harus punya keberanian untuk membawa gagasan baru, menciptakan solusi, dan membangun ekonomi yang berkelanjutan. Di sinilah kontribusi kalian dibutuhkan,” jelasnya.

Lebih jauh, Erwin menilai kegiatan bimbingan ini sebagai fase awal pembentukan jati diri mahasiswa. Ia berpesan agar mahasiswa tidak takut gagal, karena dari proses kegagalan itulah karakter akan ditempa.

“Jangan takut untuk jatuh, karena mahasiswa itu belajar berdiri. Masa menjadi mahasiswa adalah masa penting untuk mengenali siapa diri kalian dan apa tujuan kalian,” pungkasnya. (R)
Editor
: GY Simanjuntak MSi
beritaTerkait
Gerakan Pangan Murah Digelar di Tarutung, Harga Beras hingga Telur di Bawah Pasaran
Janji Mentan Amran kepada Buruh Tani Karawang Langsung Terwujud, Alsintan Tiba dalam Hitungan Jam
427 Siswa Ikuti MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Bekasi
Patroli Jalan Kaki Satgas Damai Cartenz di Muara Puncak Jaya, Sapa Warga dan Bagikan Makanan Ringan
Sekolah Rakyat Kabupaten Bekasi Terapkan Sistem Asrama, Siswa Dilatih Mandiri dan Disiplin
Bobby Nasution Wacanakan Penurunan PKB di Daerah Tertentu untuk Pemerataan PAD
komentar
beritaTerbaru