Minggu, 12 April 2026

Wamen Stella Ajak Perguruan Tinggi Perkuat Kolaborasi di Forum Second India-Indonesia Track 1.5 Dialogue

Sabtu, 20 September 2025 10:07 WIB
Wamen Stella Ajak Perguruan Tinggi Perkuat Kolaborasi di Forum Second India-Indonesia Track 1.5 Dialogue
Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Stella Christie memberikan sambutan dalam jamuan makan malam Second India-Indonesia Track 1.5 Dialogue di Jakarta, Senin (15/9/2025). (Dok/Diktisaintek)
Jakarta (buseronline.com) - Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Stella Christie menghadiri jamuan makan malam dalam rangkaian Second India-Indonesia Track 1.5 Dialogue yang diselenggarakan oleh Centre for Strategic and International Studies (CSIS), Senin.

Dialog yang mengangkat tema “Building Bridges through Education and People-to-People Ties: India-Indonesia Outlook” ini mempertemukan delegasi India dan Indonesia guna memperkuat jejaring pendidikan, riset, serta hubungan antar-masyarakat.

Dalam pidatonya, Wamen Stella menegaskan bahwa pendidikan tinggi dan riset menjadi fondasi penting bagi kemajuan bangsa. Menurutnya, diplomasi Indonesia–India tidak hanya diperkuat lewat kerja sama politik dan ekonomi, tetapi juga melalui jejaring intelektual serta kolaborasi akademik berkelanjutan.

“Universitas harus menjadi pusat inovasi yang menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat, bukan sekadar menghasilkan publikasi akademik. Riset dan pendidikan harus berdampak langsung, entah melalui benih unggul, obat-obatan, atau teknologi energi terbarukan. Itulah esensi kolaborasi yang ingin kami dorong bersama India,” kata Wamen Stella.

Ia juga menyampaikan bahwa pemerintah tengah menyiapkan berbagai program unggulan, mulai dari pembangunan Sekolah Garuda hingga Beasiswa Indonesia Maju. Seluruh inisiatif tersebut diarahkan untuk melahirkan generasi muda tangguh, berwawasan global, namun tetap berkomitmen terhadap pembangunan bangsa.

Acara turut menghadirkan Ashish Bharadwaj, Dekan Pendiri BITS Law School Mumbai, yang menekankan kesamaan historis, kultural, serta tantangan demografi antara Indonesia dan India. Ia menawarkan bentuk kerja sama konkret, seperti program gelar ganda, riset bersama, pertukaran mahasiswa dan dosen, hingga penyelenggaraan India-Indonesia Thought Leadership Annual Summit di Mumbai tahun depan.

Bharadwaj juga mengusulkan India Immersion Program bagi mahasiswa Indonesia agar dapat mengenal ekonomi, budaya, serta kehidupan sosial India secara langsung.

Menanggapi usulan tersebut, Wamen Stella menyatakan dukungan penuh terhadap penguatan kolaborasi pendidikan tinggi kedua negara. Ia berharap hasil pertemuan ini segera ditindaklanjuti melalui program percontohan yang nyata.

“Dalam satu tahun ke depan, kita harus bisa melihat hasil konkret. Dengan begitu, hubungan antar-masyarakat tidak hanya menjadi jargon diplomasi, tetapi benar-benar menjadi pengalaman hidup yang membekas bagi generasi muda, yang kelak akan menjadi pemimpin di masa depan,” ujar Stella.

Melalui Second India-Indonesia Track 1.5 Dialogue, Indonesia dan India sepakat memperluas kerja sama strategis di sektor pendidikan, riset, serta hubungan antar-masyarakat. Inisiatif ini diharapkan menjadi landasan penting dalam mempererat persahabatan sekaligus memperkuat kontribusi kedua negara sebagai kekuatan besar yang tengah tumbuh di dunia. (R)
Editor
: GY Simanjuntak MSi
beritaTerkait
Kakorlantas: Kolaborasi dan Teknologi Kunci Sukses Operasi Ketupat 2026
Bobby Nasution Dorong Pengembangan Ekosistem Balap di Sprint Rally Sumut 2026
Arsenal Tumbang 1-2 dari Bournemouth, Gagal Jauh dari Kejaran Man City
Bupati Taput Hadiri Halal Bihalal Masyarakat Luat Pahae
Paris FC Hancurkan Monaco 4-1, Putus Tren Kemenangan Tamu di Ligue 1
MT Gas Attaka Perkuat Distribusi LPG ke Kalimantan dan Sulawesi
komentar
beritaTerbaru