Minggu, 12 April 2026

Tiga Program Prioritas Disiapkan Nawal Yasin Usai Kukuhkan Pokja Bunda PAUD Jateng

Sabtu, 13 September 2025 10:14 WIB
Tiga Program Prioritas Disiapkan Nawal Yasin Usai Kukuhkan Pokja Bunda PAUD Jateng
Bunda PAUD Jawa Tengah, Nawal Arafah Yasin, membacakan naskah pengukuhan Kelompok Kerja (Pokja) Bunda PAUD Jateng Periode 2025-2029 di Wahid Hotel Prime Kota Salatiga, Kamis (11/9/2025). (Dok/Diskominfo Jateng)
Salatiga (buseronline.com) - Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Provinsi Jawa Tengah (Jateng), Nawal Arafah Yasin, resmi mengukuhkan Kelompok Kerja (Pokja) Bunda PAUD Jateng periode 2025–2029. Pengukuhan berlangsung di Wahid Hotel Prime Kota Salatiga, Kamis.

Berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Nomor 100.3.3.1/206 Tahun 2025, Pokja tersebut beranggotakan 45 orang dari berbagai latar belakang yang akan mendukung program kerja Bunda PAUD.

Dalam sambutannya, Nawal menegaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan tiga program unggulan untuk empat tahun ke depan, yakni Jateng Sayang PAUD (Semangat Nyokong PAUD), PAUD Emas (PAUD Berbasis Masyarakat), dan Sedulor PAUD (Siji Deso Loro PAUD).

“Program ini hadir untuk menjawab persoalan PAUD di Jateng, mulai dari rendahnya partisipasi anak usia 0–6 tahun yang baru 14,31 persen, minimnya PAUD di desa, hingga terbatasnya tenaga pendidik,” ujar Nawal.

Program Jateng Sayang PAUD akan difokuskan pada pendampingan penyelenggara PAUD, guru, tenaga pendidik, hingga masyarakat. Sedangkan PAUD Emas menargetkan peningkatan akses layanan PAUD berkualitas, dengan sasaran partisipasi PAUD naik menjadi 60 persen pada 2029.

Untuk mencapai target itu, Bunda PAUD Jateng akan menggandeng swadaya masyarakat, salah satunya memanfaatkan 4.445 Posyandu di Jateng untuk membuka kelas PAUD berbasis masyarakat.

“Posyandu merupakan potensi luar biasa. Saat kegiatan Posyandu digelar, bisa sekaligus dimanfaatkan untuk kelas PAUD. Kita akan aktifkan kembali PAUD berbasis masyarakat,” jelas Nawal.

Adapun program Sedulor PAUD berfokus meningkatkan jumlah lembaga PAUD di pedesaan. Nawal mendorong desa yang belum memiliki gedung khusus PAUD agar memanfaatkan fasilitas yang ada, sehingga pendidikan anak usia dini tetap berjalan.

“Yang terpenting saat ini adalah akses pendidikan. Anak-anak harus bisa belajar, mendapat ilmu, dan dibentuk karakternya. Itu bisa kita lakukan dengan swadaya masyarakat,” tegasnya.

Usai pengukuhan, Pokja Bunda PAUD langsung menggelar rapat koordinasi bertema “Ngopeni Bocah, Nglakoni Wajib Setahun Prasekolah.” Rapat tersebut juga menjadi ajang persiapan menuju Apresiasi Bunda PAUD Nasional yang akan digelar Oktober mendatang.

Lebih lanjut, Nawal menekankan peran Bunda PAUD sebagai pengawas layanan PAUD agar inklusif, ramah anak, dan berbasis pendidikan karakter.

Sementara itu, Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin Maimoen atau Gus Yasin, mendorong Pokja Bunda PAUD yang baru dikukuhkan untuk meningkatkan partisipasi anak usia dini dalam layanan PAUD.

“Kita harus mengejar peningkatan partisipasi, karena PAUD punya peran penting bukan hanya untuk pendidikan, tapi juga dalam menurunkan angka stunting dan menyiapkan generasi menuju Indonesia Emas 2045,” tutur Gus Yasin. (R)
Editor
: GY Simanjuntak MSi
beritaTerkait
Kakorlantas: Kolaborasi dan Teknologi Kunci Sukses Operasi Ketupat 2026
Bobby Nasution Dorong Pengembangan Ekosistem Balap di Sprint Rally Sumut 2026
Arsenal Tumbang 1-2 dari Bournemouth, Gagal Jauh dari Kejaran Man City
Bupati Taput Hadiri Halal Bihalal Masyarakat Luat Pahae
Paris FC Hancurkan Monaco 4-1, Putus Tren Kemenangan Tamu di Ligue 1
MT Gas Attaka Perkuat Distribusi LPG ke Kalimantan dan Sulawesi
komentar
beritaTerbaru