Minggu, 12 April 2026

Program Sehari Bersama Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi Ajak Mahasiswa Berpartisipasi

Rabu, 10 September 2025 10:07 WIB
Program Sehari Bersama Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi Ajak Mahasiswa Berpartisipasi
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, memberikan motivasi kepada mahasiswa baru Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang dalam acara Dinus Inside 2025 di kampus setempat, Senin (8/9/2025). (Dok/Humas Jateng)
Semarang (buseronline.com) - Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, membuka ruang dialog dengan mahasiswa melalui tawaran program sehari bersama gubernur atau kepala daerah. Lewat program ini, mahasiswa diajak untuk mendampingi langsung kegiatan seorang kepala daerah, sekaligus memberikan masukan maupun kritik terhadap program yang dijalankan pemerintah.

Tawaran tersebut disampaikan Ahmad Luthfi saat berbicara di hadapan ribuan mahasiswa Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang, dalam acara pembekalan mahasiswa baru atau Dinus Inside 2025, di kampus setempat, Senin.

“Dengan mengikuti kegiatan seorang kepala daerah, mahasiswa akan memiliki wawasan terkait mekanisme pemerintahan, baik di provinsi maupun kabupaten/kota. Selanjutnya, mereka bisa mendampingi, mengkritisi, sekaligus memberi masukan secara langsung. Itu akan lebih konstruktif,” ungkap Luthfi.

Di depan 3.154 mahasiswa baru Udinus, Luthfi menegaskan bahwa mahasiswa memiliki peran penting sebagai komponen bangsa yang menjadi tulang punggung kritik sosial. Menurutnya, keberadaan mahasiswa tidak hanya terbatas di ruang kelas atau laboratorium, melainkan juga di ruang publik, media sosial, hingga aksi jalanan.

“Diperlukan adik-adik mahasiswa untuk ikut mengkritisi situasi dan kondisi wilayah kita. Setuju?” seru Luthfi, yang langsung disambut pekikan setuju dari ribuan mahasiswa.

Meski demikian, Luthfi mengingatkan agar penyampaian aspirasi dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku. Demonstrasi atau penyampaian pendapat di muka umum, tegasnya, harus berjalan tertib sesuai undang-undang.

“Sampaikan aspirasi sesuai dengan hati nurani kritisnya seorang mahasiswa. Maka dari itu, harus tertib. Itulah perwujudan mahasiswa sebagai agent of change atau agen perubahan,” katanya.

Antusiasme mahasiswa pun terlihat. Salah satunya Arya Setya Maulana, mahasiswa baru asal Pati, yang mengaku tertarik dengan tawaran mengikuti program sehari bersama gubernur. Ia juga menilai kepemimpinan Ahmad Luthfi sejauh ini sudah berjalan baik dan dekat dengan aspirasi rakyat.

“Tugas gubernur adalah mengayomi dan menerima aspirasi masyarakat serta mengelola sumber daya alam. Semoga Pak Luthfi tetap jujur, tegas, dan mengayomi masyarakat,” ujarnya.

Program ini diharapkan menjadi jembatan antara pemerintah dan mahasiswa, sehingga kritik dan aspirasi dapat disampaikan secara konstruktif sekaligus memperkuat partisipasi generasi muda dalam pembangunan daerah. (R)
Editor
: GY Simanjuntak MSi
beritaTerkait
Kakorlantas: Kolaborasi dan Teknologi Kunci Sukses Operasi Ketupat 2026
Bobby Nasution Dorong Pengembangan Ekosistem Balap di Sprint Rally Sumut 2026
Arsenal Tumbang 1-2 dari Bournemouth, Gagal Jauh dari Kejaran Man City
Bupati Taput Hadiri Halal Bihalal Masyarakat Luat Pahae
Paris FC Hancurkan Monaco 4-1, Putus Tren Kemenangan Tamu di Ligue 1
MT Gas Attaka Perkuat Distribusi LPG ke Kalimantan dan Sulawesi
komentar
beritaTerbaru