Selasa, 21 Juli 2026

Kolaborasi Kemdiktisaintek dan Belgia Tingkatkan Pendidikan Tinggi Inovasi Digital

Minggu, 10 Agustus 2025 12:24 WIB
Kolaborasi Kemdiktisaintek dan Belgia Tingkatkan Pendidikan Tinggi Inovasi Digital
Sekretaris Jenderal Kemdiktisaintek Togar Mangihut Simatupang menerima kunjungan Duta Besar Belgia untuk Indonesia Frank Felix di Jakarta, Rabu (6/8/2025). (Dok/Diktisaintek)
Jakarta (buseronline.com) - Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) terus memperluas kolaborasi internasional guna mendorong pendidikan tinggi Indonesia yang berdampak, adaptif, dan berdaya saing global. Salah satunya melalui kunjungan kehormatan Duta Besar Belgia untuk Indonesia, Frank Felix, ke kantor Kemdiktisaintek pada Rabu.

Sekretaris Jenderal (Sesjen) Kemdiktisaintek, Togar Mangihut Simatupang, menyambut baik pertemuan ini sebagai langkah strategis memperkuat kerja sama di bidang pendidikan tinggi, teknologi, dan program mobilitas akademik.

“Kami menghargai kunjungan kehormatan ini. Semoga melalui forum ini, kita dapat meningkatkan kolaborasi strategis serta kerja sama antara kedua negara,” ujar Togar.

Menurut Togar, penguatan jejaring global merupakan bagian dari pelaksanaan kebijakan Diktisaintek Berdampak, terutama dalam upaya transformasi digital pendidikan dan internasionalisasi kampus di Indonesia.

Dalam pertemuan tersebut, Dubes Frank memperkenalkan potensi kemitraan di bidang teknologi pendidikan, termasuk platform ujian daring, sistem manajemen pembelajaran digital, dan perangkat edukasi sains berbasis STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) yang dapat digunakan tanpa koneksi internet. Solusi ini dinilai relevan untuk menjawab tantangan geografis dan infrastruktur pendidikan di Indonesia.

Kemdiktisaintek juga mendorong pengembangan program gelar ganda (double degree) bersama perguruan tinggi terkemuka di Belgia, khususnya untuk jenjang doktoral. Inisiatif ini diperkuat dengan dukungan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) dan pendekatan kolaboratif antarkampus.

Selain itu, kedua pihak berkomitmen memperkuat riset bersama di bidang semikonduktor, energi terbarukan, pangan, dan air bersih, yang menjadi prioritas strategis Indonesia-Belgia.

“Kami ingin terus mengeksplorasi program-program yang dapat dikolaborasikan dengan Indonesia karena bidang-bidangnya sangat potensial. Kami juga ingin meningkatkan jumlah mahasiswa Belgia di Indonesia,” ungkap Dubes Frank.

Sebagai tindak lanjut, Kemdiktisaintek akan berkoordinasi untuk menyelaraskan arah kolaborasi dengan prioritas nasional, sekaligus menjadikan Indonesia sebagai salah satu destinasi studi bagi mahasiswa Belgia.

Pertemuan ini turut dihadiri Direktur Kelembagaan Kemdiktisaintek, Mukhamad Najib, serta perwakilan Biro Perencanaan dan Kerja Sama Kemdiktisaintek. (R)
Editor
: GY Simanjuntak MSi
beritaTerkait
RSUD Cabangbungin Terpilih Jadi Rumah Sakit Pengembang Dokumen Klaim Elektronik SATUSEHAT
Kementan dan IFAD Nilai Garut Berhasil Kembangkan Komoditas Kentang Lewat Program UPLAND
Disdik Kabupaten Bekasi Gelar Gema Tunas 2026, Perkuat Karakter dan Kepemimpinan Warga Belajar
Pemkab Bekasi Peringati Harkopnas Ke-79, Dorong Penguatan Koperasi sebagai Pilar Ekonomi Rakyat
Tiga Anggota KKB Tewas dalam Operasi Damai Cartenz di Yahukimo
Kemenkes Tarik Investasi Takeda, Perkuat Hilirisasi Industri Kesehatan Nasional
komentar
beritaTerbaru