Selasa, 21 Juli 2026

Kemdiktisaintek dan Pemprov Papua Barat Bahas Lahan Sekolah Garuda

Sabtu, 05 Juli 2025 10:10 WIB
Kemdiktisaintek dan Pemprov Papua Barat Bahas Lahan Sekolah Garuda
Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Stella Christie bersama Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan dan jajaran usai membahas potensi lahan pembangunan Sekolah Garuda di Papua Barat, Rabu (2/7/2025), di kantor Kemdiktisaintek, Jakarta. (
Jakarta (buseronline.com) - Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek), Stella Christie, menggelar pertemuan dengan Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, di kantor Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Rabu.

Pertemuan ini membahas potensi lahan untuk pembangunan Sekolah Garuda di wilayah Papua Barat sebagai bagian dari program strategis nasional pemerataan pendidikan.

Dalam kesempatan tersebut, Wamen Stella menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah untuk merealisasikan pembangunan Sekolah Garuda. Menurutnya, proyek ini memerlukan komitmen jangka panjang, serta harus disesuaikan dengan aspek lingkungan, sosial, dan budaya masyarakat setempat.

“Memang perlu komitmen dari kedua pihak, karena prosesnya panjang. Kita, bersama pemerintah daerah, harus memastikan bahwa secara lingkungan, sosial, dan budaya, pembangunan ini sesuai hukum dan diterima dengan baik oleh masyarakat setempat,” ujar Wamen Stella.

Gubernur Dominggus menyambut baik inisiatif tersebut dan menyampaikan kesiapan pemerintah provinsi untuk mendukung pembangunan sekolah unggulan ini. Ia memaparkan profil lahan yang dinilai layak menjadi lokasi pembangunan Sekolah Garuda dan menyoroti kondisi pendidikan di Papua Barat yang masih tertinggal dibandingkan rata-rata nasional.

“Apa yang perlu kami lakukan di tingkat provinsi untuk program ini, kami akan bertanggung jawab dan mendukung,” tegas Gubernur Dominggus.

Wamen Stella juga menyampaikan bahwa Sekolah Garuda dirancang untuk menjangkau putra-putri terbaik dari daerah terluar, termasuk Papua Barat. Ia menegaskan bahwa anak-anak dari Papua Barat akan memiliki peluang yang sama untuk menjadi bagian dari Sekolah Garuda.

“Untuk mewujudkan hal ini, kami juga butuh kerja sama dari pemerintah daerah untuk mempersiapkan anak-anak SMP Papua Barat agar dapat mengasah kemampuan mereka dan bisa mendaftarkan diri ke Sekolah Garuda,” jelasnya.

Sebagai bentuk tindak lanjut, Wamen Stella menyatakan pihaknya terbuka terhadap opsi lokasi lain di Papua Barat. Setelah lahan ditetapkan, tim dari Kemdiktisaintek bersama pemerintah provinsi akan melakukan kunjungan lapangan untuk memastikan kesiapan lokasi secara teknis dan administratif.

“Kolaborasi kita baru dimulai dalam bahasan lahan pembangunan ini, dan saya harapkan akan terus berjalan di masa depan,” pungkas Wamen Stella.

Pembangunan Sekolah Garuda merupakan program unggulan Kemdiktisaintek untuk menciptakan pusat-pusat pendidikan berkualitas di daerah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar), sebagai bagian dari upaya membangun generasi unggul dari seluruh penjuru Nusantara. (R)
Editor
: GY Simanjuntak MSi
beritaTerkait
Kementan dan IFAD Nilai Garut Berhasil Kembangkan Komoditas Kentang Lewat Program UPLAND
Disdik Kabupaten Bekasi Gelar Gema Tunas 2026, Perkuat Karakter dan Kepemimpinan Warga Belajar
Pemkab Bekasi Peringati Harkopnas Ke-79, Dorong Penguatan Koperasi sebagai Pilar Ekonomi Rakyat
Tiga Anggota KKB Tewas dalam Operasi Damai Cartenz di Yahukimo
Kemenkes Tarik Investasi Takeda, Perkuat Hilirisasi Industri Kesehatan Nasional
RUU Pusat Finansial Internasional Indonesia Disepakati Lanjut ke Paripurna DPR
komentar
beritaTerbaru