Kamis, 03 September 2026

Standar Pelayanan Daycare akan Dibentuk Pemkot Bandung

Rabu, 23 April 2025 10:37 WIB
Standar Pelayanan Daycare akan Dibentuk Pemkot Bandung
Keceriaan anak-anak saat bermain menjadi perhatian Pemkot Bandung untuk meningkatkan kualitas layanan daycare. (Dok/Diskominfo Bandung)
Bandung (buseronline.com) - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung tengah menyiapkan penyusunan standar pelayanan untuk fasilitas penitipan anak (daycare). Hal ini dilakukan guna menciptakan kualitas layanan yang seragam di seluruh daycare yang tersebar di wilayah Kota Bandung.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyampaikan bahwa saat ini terdapat layanan daycare yang dikelola oleh lima Perangkat Daerah (PD), yakni Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A), Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB), Dinas Tenaga Kerja (Disnaker), Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin), serta Dinas Pendidikan (Disdik).

“Daycare itu sekarang sebetulnya ada di banyak OPD ya. Pertama ada di DP3A, DPPKB, Disnaker, Disdagin, dan ada di Disdik. Ada lima ya,” kata Farhan saat ditemui di Balai Kota Bandung, Senin (21/4/2025).

Namun, seluruh layanan tersebut hingga kini masih berjalan sendiri-sendiri tanpa adanya acuan pelayanan yang terstandarisasi.

“Kita memang tidak bisa membuat daycare, tetapi kami akan memastikan bahwa standarisasi daycare di semua titik memiliki standar pelayanan yang sama,” tegasnya.

Untuk menjamin implementasi standar pelayanan tersebut, Pemkot Bandung berencana membentuk tim pengawasan lintas Perangkat Daerah yang akan dipimpin oleh DP3A.

“Kami sedang berencana untuk membentuk sebuah tim yang mengawasi kerja dari setiap daycare tersebut. Nanti tim pengawasannya akan dipimpin oleh DP3A,” jelas Farhan.

Selain fasilitas pemerintah, Farhan juga mengakui keberadaan banyak daycare mandiri yang dikelola oleh masyarakat di tingkat RW. Ia menyebut, sebagian besar dari layanan tersebut telah berjalan dengan cukup baik.

“Banyak yang mandiri. Banyak yang berbasis wilayah di RW-RW dan rata-rata bagus kok saya lihat,” ungkapnya.

Meski demikian, Farhan tetap mengingatkan pentingnya pengawasan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan di lingkungan daycare.

“Hal yang paling perlu kita hindari adalah jangan sampai terjadi kasus-kasus yang tidak diinginkan,” tutupnya. (R)
Editor
: GY Simanjuntak MSi
beritaTerkait
Gerakan Pangan Murah Digelar di Tarutung, Harga Beras hingga Telur di Bawah Pasaran
Janji Mentan Amran kepada Buruh Tani Karawang Langsung Terwujud, Alsintan Tiba dalam Hitungan Jam
427 Siswa Ikuti MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Bekasi
Patroli Jalan Kaki Satgas Damai Cartenz di Muara Puncak Jaya, Sapa Warga dan Bagikan Makanan Ringan
Sekolah Rakyat Kabupaten Bekasi Terapkan Sistem Asrama, Siswa Dilatih Mandiri dan Disiplin
Bobby Nasution Wacanakan Penurunan PKB di Daerah Tertentu untuk Pemerataan PAD
komentar
beritaTerbaru