Minggu, 31 Mei 2026

Pemko Bandung Siapkan Strategi SPMB, Fokus pada Pemerataan Akses dan Subsidi Sekolah Swasta

Senin, 07 April 2025 10:28 WIB
Pemko Bandung Siapkan Strategi SPMB, Fokus pada Pemerataan Akses dan Subsidi Sekolah Swasta
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyampaikan strategi penerimaan murid baru saat kunjungan ke SD Assalam.
Bandung (buseronline.com) - Menjelang pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB), Pemerintah Kota (Pemko) Bandung tengah menyusun strategi agar setiap anak di Kota Bandung mendapatkan hak yang sama dalam mengakses pendidikan.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menegaskan bahwa ada dua hal utama yang menjadi perhatian Pemkot dalam menghadapi SPMB tahun ini, yakni memastikan kesempatan sekolah bagi semua lapisan masyarakat dan pemberian subsidi kepada sekolah swasta.

“Dua hal yang harus menjadi konsen kita (Pemkot Bandung) yaitu kesempatan sekolah di semua lapisan dan pemberian subsidi di sekolah swasta,” ujar Farhan saat meninjau SD Assalam, seperti dilansir dari laman Kominfo Bandung.

Farhan menjelaskan bahwa Pemko Bandung akan mengklasifikasikan sekolah swasta berdasarkan akreditasinya. Sekolah dengan akreditasi A, yang menunjukkan mutu sangat baik dengan nilai 91-100, dinilai sudah mandiri dan tidak membutuhkan subsidi.

Sementara itu, sekolah swasta dengan akreditasi rendah akan menjadi prioritas untuk menerima bantuan, terutama dalam bentuk subsidi Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP).

“Akreditasi A itu bisa mandiri, nanti yang paling bawah (akreditasi) harus disubsidi, bayar SPP,” tambahnya.

Terkait sumber pendanaan, Farhan menegaskan bahwa pemerintah terus berupaya mengalokasikan anggaran secara optimal, termasuk dari hasil pergeseran anggaran yang sebelumnya dialokasikan untuk pembangunan ruang kelas baru.

"Uangnya kita cari. Karena diwajibkan anggaran pergeseran itu untuk ruang kelas baru. Kita juga berupaya untuk alokasi subsidi ini," ungkapnya.

Selain itu, Farhan menyoroti pentingnya keberadaan sekolah swasta bukan hanya sebagai lembaga pendidikan, tetapi juga sebagai penyedia lapangan pekerjaan.

Menurutnya, di sekolah swasta terdapat banyak tenaga kerja mulai dari kepala sekolah, guru, staf, hingga pengelola kantin.

“Kita pertahankan agar pekerjaan ini tetap berjalan optimal. Karena di dalam sekolah swasta itu ada pemilik yayasan, pegawai sekolah, para guru sampai kantin yang ada. Itu akan kita upayakan,” jelasnya.

Dengan langkah ini, Pemkot Bandung berharap proses penerimaan murid baru berjalan lebih adil dan inklusif, sekaligus menjaga keberlangsungan sekolah-sekolah swasta di Kota Bandung. (R)
Editor
: GY Simanjuntak MSi
beritaTerkait
Nice Bungkam Saint-Etienne 4-1, Les Aiglons Tampil Superior di Allianz Riviera
Irak Menang Tipis 1-0 atas Andorra dalam Laga Uji Coba Internasional
KONI Sumut Matangkan Persiapan Menuju PON 2028 Melalui Empat Program Prioritas
Kemendikdasmen Perkuat Gerakan Literasi Nasional di NTT
Pemko Medan Kembali Raih Opini WTP dari BPK, Pertahankan Prestasi Enam Tahun Berturut-turut
Iran dan Irak Raih Kemenangan Penting di Laga Persahabatan Internasional
komentar
beritaTerbaru