Rabu, 02 September 2026

Pemerintah Biayai PPG PAI Kemenag, Waspada Penipuan

Sabtu, 05 April 2025 12:30 WIB
Pemerintah Biayai PPG PAI Kemenag, Waspada Penipuan
Direktur PAI Kemenag M Munir. (Dok/Kemenag)
Jakarta (buseronline.com) -
Kementerian Agama (Kemenag) menegaskan bahwa seluruh biaya pelaksanaan Pendidikan Profesi Guru (PPG) Pendidikan Agama Islam (PAI) Tahun 2025 sepenuhnya ditanggung oleh pemerintah. Hal ini disampaikan langsung oleh Direktur Pendidikan Agama Islam, M Munir, dalam pernyataannya di Jakarta pada Jumat (4/4/2025).

Menurut Munir, total peserta PPG PAI tahun ini mencapai 21.807 orang. Biaya pelaksanaan program tersebut bersumber dari dua anggaran utama, yakni 80 persen dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) serta 20 persen dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

"Dengan demikian, para peserta tidak perlu mengeluarkan biaya pribadi apapun untuk mengikuti program ini," ujar Munir.

Ia juga mengingatkan agar peserta dan calon peserta PPG PAI tidak mudah percaya terhadap oknum yang mengatasnamakan PPG untuk meminta sejumlah uang. Munir menegaskan bahwa segala bentuk pungutan di luar ketentuan resmi merupakan tindakan yang melanggar aturan.

"Jangan ada yang tertipu dengan ajakan untuk membayar biaya PPG PAI Kemenag. Semua biaya ditanggung oleh pemerintah," tegasnya.

"Jika ada oknum yang meminta biaya dari guru PAI peserta atau calon peserta PPG, silakan laporkan ke kami," sambungnya.

Munir juga mengajak organisasi guru, seperti asosiasi, kelompok kerja, dan musyawarah guru, untuk turut mengawasi pelaksanaan program ini. Ia berharap tidak ada pihak yang memanfaatkan program PPG untuk kepentingan pribadi.

"Dengan program ini, kami berharap para guru PAI dapat terus meningkatkan kompetensinya dalam menjalankan tugas pendidikan agama di sekolah-sekolah," ungkapnya.

Pemerintah, lanjut Munir, tetap berkomitmen untuk mendukung kemajuan pendidikan nasional, khususnya dalam penguatan kapasitas tenaga pendidik. (R)
Editor
: GY Simanjuntak MSi
beritaTerkait
Sekolah Rakyat Kabupaten Bekasi Terapkan Sistem Asrama, Siswa Dilatih Mandiri dan Disiplin
Bobby Nasution Wacanakan Penurunan PKB di Daerah Tertentu untuk Pemerataan PAD
Jabar Targetkan Bebas Anak Tidak Sekolah pada 2029
Mentan Amran Sidak Sawah Karawang, Dorong Petani Tanam Tiga Kali Setahun
Brimob Sediakan Wi-Fi Gratis bagi Pengungsi Gempa di Manggarai
Wali Kota Medan Minta Aspirasi Reses Segera Direalisasikan
komentar
beritaTerbaru