Sabtu, 24 Oktober 2026

25 Mahasiswa Indonesia Jalani KKN Internasional di Arab Saudi

Rabu, 22 Januari 2025 09:25 WIB
25 Mahasiswa Indonesia Jalani KKN Internasional di Arab Saudi
Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Yogyakarta yang mengikuti program KKN Internasional. (Dok/Kemendikdasmen)
Arab Saudi (buseronline.com) - Sebanyak 25 mahasiswa dari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Universitas Aisyiyah Yogyakarta (UNISA), dan Universitas Muhammadiyah Palembang (UM Palembang) berpartisipasi dalam program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional di Arab Saudi.

Program yang berlangsung dari 1 hingga 31 Januari 2025 ini melibatkan kegiatan di Sekolah Indonesia Riyadh (SIR), Sekolah Indonesia Jeddah (SIJ), Sekolah Indonesia Mekkah (SIM), Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah, serta Kantor PHU (Penyelenggaraan Haji dan Umrah) Jeddah.

KKN internasional batch kelima ini diikuti oleh 19 mahasiswa dari UMY, 3 mahasiswa dari UNISA, dan 3 mahasiswa dari UM Palembang.

Mereka berasal dari berbagai program studi, seperti manajemen, ilmu hubungan internasional, kedokteran umum, teknologi informasi, kebidanan, agribisnis, ilmu komunikasi, akuntansi, dan ilmu hukum.

Para peserta dibagi menjadi lima kelompok dengan rincian:

1. Sekolah Indonesia Riyadh (SIR) – 4 mahasiswa.

2. Sekolah Indonesia Jeddah (SIJ) – 5 mahasiswa.

3. Sekolah Indonesia Mekkah (SIM) – 7 mahasiswa.

4. KJRI Jeddah – 4 mahasiswa.

5. Kantor PHU Jeddah – 5 mahasiswa.

Selama KKN, mahasiswa terlibat dalam berbagai kegiatan, termasuk mengajar, mendampingi kegiatan ekstrakurikuler, serta mempelajari proses diplomasi di KJRI dan Kantor PHU Jeddah.

Di Sekolah Indonesia Jeddah, mahasiswa melaksanakan program seperti:

Pendampingan Baitul Qur’an dan kelas tahfidz.

Edukasi pola hidup sehat melalui program "Isi Piringku."

Pembekalan keuangan melalui permainan Stocklab untuk siswa SMA.

Diskusi persiapan studi lanjut bagi siswa kelas XII.

Pembelajaran pola hidup bersih dan sehat untuk anak TK.

Di Sekolah Indonesia Riyadh, kegiatan mencakup:

Pendampingan halaqah dan pelajaran agama.

Pelajaran Bahasa Arab dan Pendidikan Agama Islam.

Sosialisasi kebersihan lingkungan sekolah.

Edukasi keuangan dan pendidikan seks untuk siswa.

KKN Internasional ini memberikan dampak positif, termasuk meningkatkan wawasan siswa di Sekolah Indonesia Luar Negeri (SILN).

Berkat pendampingan mahasiswa, beberapa siswa SILN berhasil menjadi finalis dan meraih medali emas dalam ajang Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) pada 2024.

Selain itu, program inovatif seperti pengelolaan keuangan, pola hidup sehat, dan pembinaan ekstrakurikuler membantu siswa memperluas wawasan dan keterampilan, baik di dalam maupun di luar kelas.

Program ini tidak hanya menjadi ajang pembelajaran bagi mahasiswa, tetapi juga memperkuat hubungan diplomasi dan kerja sama pendidikan antara Indonesia dan Arab Saudi. (R)
Editor
: GY Simanjuntak MSi
Tags
beritaTerkait
Prof Muryanto Amin Pimpin ICMI Sumut Periode 2026-2031, Arif Satria Tekankan Kontribusi Cendekiawan
Pemkab Toba Gelar Marpangir 2026, Lestarikan Budaya Batak dan Dorong Wisata Danau Toba
Polri Gagalkan Penyelundupan 1,16 Ton Ketamin Senilai Rp3,48 Triliun di Perairan Asahan
Bareskrim Bongkar Penyalahgunaan LPG Subsidi di Sidoarjo, 1.820 Tabung Disita
Beasiswa Santri Jateng Buka Jalan Khafidz Kuliah di China dan Aisyi di Mesir
Pemprov Sumut Ajak ASN Bijak Berinvestasi dan Kelola Keuangan untuk Masa Depan
komentar
beritaTerbaru