Sabtu, 11 Juli 2026

Gerakan Makan Bergizi Gratis Diluncurkan di Sidoarjo, Fokus Bangun Karakter Siswa

Selasa, 19 November 2024 06:24 WIB
Gerakan Makan Bergizi Gratis Diluncurkan di Sidoarjo, Fokus Bangun Karakter Siswa
Mendikdasmen Abdul Mu’ti berkunjung ke SD Ma’arif Ketengan Taman, Sidoarjo, Jawa Timur, dalam rangka peluncuran program Makan Bergizi Gratis, Sabtu (16/11/2024). (Dok/Kemendikdasmen)
Sidoarjo (buseronline.com) - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti kembali meluncurkan program Makan Bergizi Gratis di SMA Muhammadiyah 1 Taman dan SD Ma’arif Ketengan Taman, Sidoarjo, Jawa Timur, Sabtu.

Program ini merupakan upaya pemerintah untuk meningkatkan kesehatan sekaligus membentuk karakter peserta didik.

“Melalui program ini, kami ingin menanamkan nilai-nilai mulia. Tidak hanya memberikan makanan sehat dan bergizi, tetapi juga membentuk kepribadian yang baik pada siswa,” ujar Abdul Mu’ti dalam perayaan Milad Muhammadiyah ke-112 dan peluncuran Gerakan Makan Siang Bergizi.

Selain memperkenalkan gaya hidup sehat, program ini juga mengajarkan peserta didik nilai tanggung jawab, toleransi, dan budaya tertib.

Mendikdasmen mencontohkan bahwa beberapa sekolah menggunakan pola prasmanan, di mana siswa diajak mencuci piring sendiri, mengambil makanan secukupnya, dan menghormati teman.

Sebagai bagian dari integrasi program, Kemendikdasmen akan meluncurkan program Tujuh Kebiasaan Anak Hebat pada Desember mendatang. Kebiasaan tersebut meliputi:

1. Bangun pagi,

2. Beribadah,

3. Berolahraga,

4. Makan sehat dan bergizi,

5. Gemar belajar,

6. Bermasyarakat, dan

7. Tidur tepat waktu.

“Dengan tujuh kebiasaan ini, kami berharap orang tua dan sekolah dapat menjalin komunikasi yang lebih baik untuk mendukung pembentukan karakter anak-anak,” jelas Abdul Mu’ti.

Program uji coba di Jawa Timur ini didukung penuh oleh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur.

Sebanyak 112.000 porsi makanan bergizi akan didistribusikan ke sekolah-sekolah Muhammadiyah di wilayah tersebut.

Ketua PWM Jawa Timur, Sukadiono berharap program ini menjadi inspirasi bagi institusi lain di Indonesia.

“Semoga program ini dapat menciptakan generasi muda yang sehat, berakhlak, dan berkarakter,” ujarnya.

Kepada peserta didik, Mendikdasmen berpesan agar mereka membiasakan makan sehat, bergizi, dan halal. Ia juga mengingatkan untuk makan dengan sabar dan menikmati prosesnya.

“Makanan sehat memberikan energi untuk tubuh dan pikiran. Tubuh yang sehat memungkinkan kita beraktivitas lebih banyak, dan otak yang sehat membuat belajar menjadi lebih mudah,” pesan Abdul Mu’ti.

Program Makan Bergizi Gratis direncanakan menjadi program nasional pada Januari 2025 untuk menciptakan generasi yang lebih sehat dan berkualitas. (R)
Editor
: GY Simanjuntak MSi
beritaTerkait
Taput Jadi Pelopor Digitalisasi Bansos, Luhut Tinjau Langsung Program Perlinsos Digital di Siborong-borong
Menkes Targetkan Temukan 37 Ribu Kasus Kusta untuk Percepat Eliminasi Nasional
Pemprov Jateng Pastikan APBD dan Program Pembangunan Berdampak Nyata bagi Masyarakat
Tas Karakter Bright Gas Viral di Jakarta Fair 2026, Dongkrak UMKM dan Serap Tenaga Kerja
Pendaftaran TKA dan Asesmen Nasional 2026 Dimajukan, Sekolah Diminta Segera Perbarui Data Siswa
Bandung dan Pekanbaru Sepakati Kerja Sama Penguatan Pelayanan Publik dan Peningkatan PAD
komentar
beritaTerbaru