Senin, 06 April 2026

OPSI 2024: Penelitian Sebagai Kunci Pengembangan Prestasi dan Karakter Siswa

GY Simanjuntak MSi - Kamis, 07 November 2024 09:25 WIB
OPSI 2024: Penelitian Sebagai Kunci Pengembangan Prestasi dan Karakter Siswa
Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Suharti. (Dok/Kemendikdasmen)
Jakarta (buseronline.com) - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Balai Pengembangan Talenta Indonesia (BPTI) dan Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) kembali menyelenggarakan Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) 2024.

Kegiatan berlangsung 3-9 November 2024 di Jakarta ini diikuti oleh 192 peserta dari tingkat SMP dan 181 peserta dari tingkat SMA, dengan total 200 naskah penelitian yang berhasil lolos ke tingkat nasional.

OPSI 2024 bertujuan untuk mendorong pengembangan karakter siswa agar lebih kreatif, inovatif, dan kritis melalui penelitian terhadap berbagai gejala, peristiwa, dan potensi di sekitar mereka.

Dalam acara pembukaan, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, memberikan apresiasi atas prestasi para peserta yang berhasil melakukan riset.

"Riset bukan hanya untuk mendorong kreativitas siswa, tetapi juga menjadi dasar untuk melahirkan karya-karya inovatif yang memberikan solusi konstruktif bagi masalah kehidupan," ujarnya di Jakarta, Senin (4/11/2024).

Mendikdasmen juga menekankan pentingnya penelitian sebagai upaya untuk mengembangkan potensi dan talenta anak Indonesia demi kemajuan bangsa.

"Melalui kajian ilmiah dan pendampingan dari para pembimbing, siswa bisa mengembangkan temuan yang bermanfaat, tidak hanya bagi ilmu pengetahuan tetapi juga untuk masyarakat," tambahnya.

Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen, Suharti, menyampaikan bahwa OPSI menjadi wadah untuk mengembangkan prestasi siswa sekaligus membentuk karakter mandiri dan tangguh.

"OPSI diharapkan dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis, analisis, kerja sama, rasa percaya diri, dan kepedulian sosial atas masalah-masalah yang dihadapi bangsa," ungkap Suharti.

OPSI 2024 dimulai dengan 9.222 tim yang mendaftar, 7.835 tim yang mengirimkan proposal, dan 4.958 tim yang menyelesaikan laporan penelitian.

Dari proses seleksi ini, 200 penelitian dari 192 peserta SMP dan 181 peserta SMA berhasil lolos ke tingkat nasional. Selain itu, kegiatan ini juga melibatkan siswa dari Sekolah Indonesia Luar Negeri (SILN), dengan tiga tim dari Sekolah Indonesia Jeddah, Sekolah Indonesia Kuala Lumpur, dan Sekolah Indonesia Kota Kinabalu.

Terdapat beberapa bidang lomba dalam OPSI 2024, di antaranya untuk tingkat SMP mencakup Ilmu Pengetahuan Alam dan Lingkungan, Ilmu Pengetahuan Sosial, serta Ilmu Pengetahuan Teknik dan Rekayasa.

Sedangkan untuk tingkat SMA, bidang lomba terdiri dari Matematika, Sains, dan Teknologi; Fisika Terapan dan Rekayasa; serta Ilmu Sosial dan Humaniora.

Selama sepekan pelaksanaan OPSI 2024, peserta akan mengikuti berbagai kegiatan, termasuk presentasi hasil penelitian di depan juri, pameran penelitian, seminar nasional, dan permainan penelitian. (R)
Editor
: GY Simanjuntak MSi
Tags
beritaTerkait
Tiga Prajurit TNI Gugur di Misi UNIFIL Lebanon, Presiden Prabowo Beri Penghormatan Terakhir
Perayaan Paskah GBKP Setia Budi Meriah, Diisi Ibadah, Pujian dan Perlombaan
Kredensialing: Strategi Utama Hadirkan Layanan JKN Berkualitas
Pemko Medan Tingkatkan Layanan dan Fasilitas RSUD Dr Pirngadi di Hari Ginjal Sedunia
Pemberdayaan Perempuan melalui Pendidikan Diperkuat Jejaring Lintas K/L
Kemendikdasmen Jadi Finalis Top Inovasi Kementerian PAN-RB Lewat Inovasi Verifikasi Data ATS
komentar