Selasa, 13 Oktober 2026

Partisipasi Lulusan Ditingkatkan, Penelusuran SMK 2024 Diperpanjang

Selasa, 05 November 2024 11:10 WIB
Partisipasi Lulusan Ditingkatkan, Penelusuran SMK 2024 Diperpanjang
Suasana kegiatan pendampingan penelusuran lulusan SMK di Hotel Aston Inn, Tasikmalaya, Jawa Barat, Senin (4/11/2024). (Dok/Kemendikdasmen)
Tasikmalaya (buseronline.com) - Dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan vokasi, Direktorat Kemitraan dan Penyelarasan Dunia Usaha dan Dunia Industri (Mitras DUDI) melaksanakan pendampingan bagi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Provinsi Jawa Barat.

Kegiatan yang diadakan di Hotel Aston Inn Tasikmalaya, Senin, bertujuan untuk mendorong SMK di Kabupaten Ciamis, Garut, Pangandaran, Tasikmalaya, Kota Banjar, dan Kota Tasikmalaya agar lebih aktif mengisi data penelusuran lulusan.

Kegiatan ini selaras dengan amanat Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 68 Tahun 2022 tentang Revitalisasi Pendidikan Vokasi dan Pelatihan Vokasi, yang mengharuskan pemantauan lulusan SMK secara berkala untuk meningkatkan mutu pendidikan vokasi.

Direktur Mitras DUDI, Adi Nuryanto, dalam sambutannya menekankan pentingnya penelusuran lulusan sebagai bentuk monitoring dan evaluasi kualitas lulusan SMK.

“Data penelusuran lulusan ini menjadi tolak ukur untuk mengetahui sejauh mana lulusan pendidikan vokasi terserap di dunia kerja atau terjun sebagai wirausahawan. Ini juga akan digunakan dalam penyusunan rapor pendidikan dan sebagai dasar kebijakan perencanaan pendidikan ke depan,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Tim Penyelarasan Pendidikan Vokasi, Sulistio Mukti Cahyono, menggarisbawahi pentingnya kolaborasi antara Dinas Pendidikan, cabang dinas, dan kepala SMK untuk menjangkau lebih banyak alumni.

“Dengan populasi siswa SMK yang besar di Jawa Barat, perlu adanya koordinasi intensif agar seluruh lulusan terdata dengan baik. Data ini tidak hanya bermanfaat bagi sekolah, tetapi juga bagi Dinas Pendidikan dalam merumuskan kebijakan yang sesuai dengan kebutuhan daerah,” tambahnya.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah XII, Dedi Suryadin, menyambut baik pendampingan ini.

"Kehadiran tim pusat sangat berarti bagi kami. Semoga kegiatan ini bisa memotivasi kepala sekolah dalam mendorong alumni mereka untuk mengisi data penelusuran lulusan,” ungkap Dedi.

Ia juga menekankan pentingnya dukungan pemerintah pusat dan provinsi dalam meningkatkan kualitas data penelusuran lulusan.

Kegiatan pendampingan ini dihadiri oleh perwakilan SMK dari enam kabupaten/kota di Jawa Barat, serta pengawas dari wilayah XI, XII, dan XIII.

Diharapkan, melalui kegiatan ini, partisipasi SMK dalam penelusuran lulusan dapat meningkat signifikan, sehingga dapat memberikan kontribusi nyata dalam menciptakan lulusan yang berdaya saing tinggi. Untuk diketahui, penelusuran lulusan Tahun 2024 diperpanjang hingga 15 November 2024, dan pengisian platform penelusuran lulusan dapat diakses melalui laman tracervokasi.kemdikbud.go.id. (R)
Editor
: GY Simanjuntak MSi
beritaTerkait
Pemprov Jabar Gandeng 86 Rumah Sakit, Warga Tanpa BPJS Tetap Bisa Berobat
Pemkab Temanggung Siapkan Rp900 Juta untuk Beasiswa Sarjana, Mahasiswa Terima Rp6 Juta per Tahun
Dankorbrimob Cup 2026 Resmi Ditutup, Diikuti 475 Atlet dari 190 Tim
Polri Kerahkan 300 Personel Brimob untuk Evakuasi Warga Terdampak Banjir di Padang
Pemkab Bekasi Targetkan UHC Prioritas Mulai 22 Oktober 2026, Aktivasi JKN Lebih Cepat
Manchester City Libas Liverpool 3-0 di Anfield, Haaland dan Doku Jadi Penentu
komentar
beritaTerbaru