Selasa, 07 April 2026

KBRI Riyadh Sambut KKN Internasional 15 Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Jumat, 12 Januari 2024 11:10 WIB
KBRI Riyadh Sambut KKN Internasional 15 Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Sebanyak 15 mahasiswa UMY yang akan melaksanakan KKN Internasional pada 5 Januari hingga 24 Februari 2024 ini disambut secara langsung oleh Duta Besar LBBP RI untuk Kerajaan Arab Saudi Dr Abdul Aziz Ahmad. (Dok/Kemendikbudristek)
Riyadh (buseronline.com) - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) untuk Kerajaan Arab Saudi menerima manfaat kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yaitu program pengabdian masyarakat atau Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional dari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY).

Sebanyak 15 mahasiswa UMY yang akan melaksanakan KKN Internasional pada 5 Januari hingga 24 Februari 2024 ini disambut secara langsung oleh Duta Besar LBBP RI untuk Kerajaan Arab Saudi Dr Abdul Aziz Ahmad.

Dubes Abdul Aziz Ahmad menyampaikan apresiasi terhadap program KKN Internasional dari UMY di Arab Saudi. “Selamat datang para mahasiswa yang akan melaksanakan program KKN Internasional di Arab Saudi. Melalui program ini, perlu peningkatan kerja sama antara sekolah Indonesia di Arab Saudi dengan sekolah di dalam negeri," ujar Dubes Abdul Aziz di kantor KBRI Riyadh.

Turut mendampingi Dubes Abdul Aziz pada penyambutan ini, Fungsi Penerangan Sosial dan Budaya, Meugah Suriyan dan Wakil Kepala Sekolah Indonesia Riyadh, Cherry Renaldi.

Sementara itu, delegasi UMY diwakili oleh pengurus Badan Pembina Harian (BPH) UMY, Ikhwan Ahada, Kepala Divisi Pengabdian Masyarakat Lembaga Pengabdian Masyarakat (LPM) UMY, Aris Slamet Widodo, serta Kepala Divisi Pengabdian Dosen LPM UMY, Novi Caroko.

Atdikbud Badrus Sholeh menyambut baik program ini. Ia mengatakan program ini sebagai wahana literasi serta jembatan komunikasi siswa dan guru Sekolah Indonesia Luar Negeri (SILN) Arab Saudi dengan sekolah terkait di Indonesia serta civitas akademika UMY.

“Kami mendorong agar mahasiswa terlibat dalam penguatan kompetensi siswa agar bisa sejajar dengan siswa nasional di Indonesia dan internasional di Timur Tengah,” tuturnya.

Atdikbud melihat, potensi siswa SILN Arab Saudi sangat besar karena memiliki kemampuan bahasa Inggris dan bahasa Arab yang baik.

“Terbiasa pada lingkungan multikultural dan internasional, diharapkan mereka (siswa SILN) bisa melanjutkan pada perguruan tinggi terbaik di Indonesia dan luar negeri,” ucap Atdikbud Badrus Sholeh.

Salah satu delegasi dari UMY, Ikhwan Ahada menyampaikan salah satu program KKN Internasional di Arab Saudi adalah menginisiasi majalah dinding virtual kerja sama Atdikbud dengan UMY.

“Ini menjadi langkah konkrit untuk membuka jendela informasi budaya sekaligus meningkatkan jumlah nasionalisme dan peningkatan kreativitas mahasiswa,” ujarnya.

Sementara itu, Aris menyampaikan, nantinya 15 mahasiswa ini akan melaksanakan KKN di tiga SILN yaitu lima mahasiswa di Sekolah Indonesia Makkah, enam mahasiswa di Sekolah Indonesia Jeddah, dan empat mahasiswa di Sekolah Indonesia Riyadh. (R)
Editor
: GY Simanjuntak MSi
beritaTerkait
Pertama di Indonesia, Sumut Luncurkan Sistem Pendaftaran Bisnis Berbasis SDGs
Menuju Swasembada Pangan, Jateng Terus Tancap Gas dengan Strategi Nyata
Dekranasda Jateng Gandeng Kemenlu untuk Dorong Promosi Produk Ekraf ke Pasar Global
Monaco Bungkam Marseille 2-1, Catat Tujuh Kemenangan Beruntun
Real Oviedo Raih Kemenangan Penting, Tundukkan Sevilla 1-0 di La Liga
Timnas Futsal Indonesia Bantai Brunei 7-0 di Laga Pembuka Piala AFF Futsal 2026
komentar
beritaTerbaru