"Bapak ibu pasti tahu apa itu sistem penjaminan mutu, apa yang menjadi indikator mutu dari sekolah. Dan kita harus melakukan perbaikan itu. Saya tahu salah satu adalah masalah tata kelola. Siapa? Ya bapak ibu semua. Yang tidak kalah penting juga adalah masalah tenaga pendidik dan tenaga kependidikan," katanya.
Melalui penyelenggaraan Diklat BCKS Tahun 2026, Pemerintah
Kabupaten Garut berharap dapat mempersiapkan calon kepala sekolah yang profesional, adaptif, dan memiliki kemampuan kepemimpinan untuk menghadapi tantangan dunia pendidikan.
Selain itu, para peserta diharapkan mampu membawa perubahan positif dalam pengelolaan sekolah, memperkuat penjaminan mutu, serta meningkatkan kualitas layanan pendidikan bagi masyarakat Kabupaten Garut.
Upaya tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemerintah
Kabupaten Garut untuk terus mendorong peningkatan kualitas pendidikan melalui penguatan kompetensi dan tata kelola satuan pendidikan. (R)
beritaTerkait
komentar