Program Revitalisasi Satuan Pendidikan 2025 di Kabupaten
Tapanuli Utara mencakup 107 satuan pendidikan, terdiri atas tiga pendidikan anak usia dini (PAUD), 79 sekolah dasar (SD), 13 sekolah menengah pertama (SMP), enam sekolah menengah atas (SMA), dan enam sekolah menengah kejuruan (SMK).
Total anggaran yang dialokasikan untuk program tersebut mencapai Rp79,47 miliar. Sementara itu, pada 2026, sebanyak 91 sekolah di Kabupaten
Tapanuli Utara telah menandatangani perjanjian kerja sama (PKS) untuk pelaksanaan program revitalisasi.
Jumlah tersebut terdiri atas 31 PAUD, 42 SD, delapan SMP, enam SMA, dan empat SMK. Total anggaran program revitalisasi pada 2026 mencapai Rp67,97 miliar, dengan dana yang telah dicairkan sebesar Rp54,48 miliar.
Abdul Mu'ti juga menegaskan komitmen pemerintah untuk memperbaiki sekolah-sekolah yang mengalami kerusakan sedang hingga berat di seluruh Indonesia.
"Insya Allah, Presiden telah berkomitmen untuk memperbaiki semua sekolah yang mengalami kerusakan sedang dan berat di Indonesia pada tahun 2029 atau akhir tahun 2028," pungkasnya.
Perbaikan SD Negeri 173281 Lumban Julu menjadi salah satu contoh upaya peningkatan kualitas sarana pendidikan guna menciptakan lingkungan belajar yang lebih aman, nyaman, dan mendukung semangat siswa dalam menuntut ilmu. (R)
beritaTerkait
komentar