Motif yang dihasilkan dapat diaplikasikan pada berbagai produk, mulai dari botol minum, pajangan, kipas, gantungan kunci, hingga kain dan pakaian.
Bagi para siswa, ART-MATIKS tidak hanya menjadi sarana penerapan ilmu matematika, tetapi juga bentuk kontribusi dalam melestarikan warisan budaya daerah. "Sebagai warga
Sidoarjo, kami juga memiliki kewajiban untuk melestarikan kearifan lokal," kata Shifa.
Melalui ART-MATIKS, siswa dapat memahami bahwa matematika tidak hanya berkaitan dengan angka dan rumus, tetapi juga dapat diterapkan dalam karya kreatif yang memadukan teknologi dan budaya.
Proyek ini sekaligus menunjukkan potensi pembelajaran berbasis STEM dalam mendorong siswa untuk berpikir kritis, berkolaborasi, dan menghasilkan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat.
Peringatan Bulan Bahasa di SMAN 1 Taman pun menjadi momentum untuk memperkuat literasi sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap bahasa dan budaya Indonesia.
Melalui kegiatan tersebut, sekolah berharap siswa mampu menjadi generasi yang kreatif, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta bangga terhadap identitas dan kearifan lokal. (R)
beritaTerkait
komentar