Komik
Buah Ajaib juga dimanfaatkan sebagai sumber belajar kontekstual oleh Kharisma Prawesti Sri Utami, guru SMP Bosowa Bina Insani Bogor.
Kharisma menggunakan cerita mengenai pala sebagai titik awal untuk mengajak siswa mengidentifikasi masalah, mencari solusi, serta menghubungkan cerita dengan berbagai bidang dalam pembelajaran STEM.
Menurut Kharisma, setelah membaca komik, siswa dapat diajak menemukan berbagai persoalan yang muncul dalam cerita, seperti masalah jamur pada biji pala. Siswa kemudian dapat berdiskusi untuk merancang solusi terhadap permasalahan tersebut.
Ia menegaskan bahwa pendekatan rekayasa dalam STEM tidak selalu berkaitan dengan mesin atau teknologi. Siswa juga dapat melakukan proses rekayasa melalui kegiatan merancang solusi atas suatu persoalan.
"Karena rekayasa bukan hanya tentang mesin; merancang atau merekayasa solusi adalah bagian dari pembelajaran rekayasa," katanya.
Konsep matematika juga dapat dimasukkan melalui kegiatan sederhana, seperti menghitung ukuran rak pengering pala atau memperkirakan waktu pengeringan.
"Setelah membaca komik, kita dapat memberikan lembar kerja yang berisi pertanyaan tentang masalah yang ditemui dalam cerita dan solusi yang dapat dirancang oleh siswa," ujar Kharisma.
Selain sains dan matematika, cerita dalam
Buah Ajaib juga dapat dikaitkan dengan ilmu sosial. Pala dapat menjadi pintu masuk untuk membahas komoditas ekspor, pengolahan produk, hingga potensi peningkatan nilai ekonomi.
"Membicarakan STEM bukan hanya tentang sains, tetapi juga bisa tentang mata pelajaran lain, seperti komik, yang dapat dikaitkan dengan studi sosial, khususnya tentang komoditas ekspor atau bagaimana meningkatkan perekonomian dengan mengolahnya," pungkasnya.
Melalui
komik Buah Ajaib, cerita tentang pala diharapkan tidak hanya menjadi bacaan yang menghibur, tetapi juga mendorong rasa ingin tahu siswa. Dari sebuah cerita, siswa dapat diajak membaca, mengidentifikasi masalah, mengajukan pertanyaan, melakukan perhitungan, merancang solusi, serta mengenal potensi kekayaan alam Indonesia. (R)
beritaTerkait
komentar