Rabu, 30 September 2026

Wamendikdasmen Dorong Revitalisasi Sekolah di Daerah Rawan Banjir Demak

Rabu, 30 September 2026 19:40 WIB
Wamendikdasmen Dorong Revitalisasi Sekolah di Daerah Rawan Banjir Demak
Wamendikdasmen RI Atip Latipulhayat foto bersama dengan lainnya saat berdialog dengan guru dan kepala sekolah di Kabupaten Demak, Jawa Tengah, Sabtu (26/9/2026).
"Tujuan sekolah bukan hanya untuk mencari pekerjaan, tetapi untuk mengembangkan kita menjadi individu yang cerdas," katanya.

Data sementara per 31 Agustus 2026 menunjukkan sekitar 8.000 anak di Kabupaten Demak tidak bersekolah. Data tersebut masih diverifikasi untuk memastikan tidak terdapat data ganda dan setiap anak dapat teridentifikasi dengan tepat.

Pemkab Demak menangani persoalan tersebut melalui pendekatan lintas sektor, antara lain melalui Gerakan Terpadu Cari, Layani, dan Integrasi (Gardu Teladan), PKBM, serta program Mari Kembali ke Sekolah.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Demak, Haris Wahyudi Ridwan, menyebut sekitar 20 guru dan tenaga kependidikan pensiun setiap bulan atau lebih dari 200 orang per tahun.

Dalam dua tahun terakhir, Demak juga belum memperoleh formasi rekrutmen yang mencukupi. Pemkab berharap kebutuhan sekitar 400 posisi dapat dipenuhi untuk mengurangi kekurangan tenaga pengajar di sekolah.

Atip mengatakan pemerintah terus melakukan penataan kebutuhan dan pengelolaan guru secara bertahap sesuai dengan ketentuan yang berlaku. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Nawal Dorong Penguatan Layanan Terpadu untuk Tekan Kekerasan Perempuan dan Anak
Guru Dilibatkan Hapus Stigma Kusta terhadap Anak di Jepara
Dirjen Dikmen Diksus Ajak Masyarakat Perkuat Gerakan Literasi
Kemenkes Siapkan Alat Diagnostik TBC untuk 884 Puskesmas di Jateng
Puluhan Anak Muda Jateng-DIY Pamerkan Inovasi AI di Young Coder World Cup 2026
Wapres Gibran Tinjau Pasien Dugaan Keracunan MBG di Batang
komentar
beritaTerbaru