Menurutnya, praktik pengelolaan pendidikan yang baik, seperti yang diterapkan di lingkungan Al Azhar, dapat menjadi contoh yang dipelajari dan dikembangkan oleh satuan pendidikan lainnya.
"Kalau sumber daya manusianya berkualitas, insyaallah pembangunan fisik dan pembangunan lainnya juga akan berkualitas. Karena itu, ketika berbicara tentang
Bekasi, yang paling penting adalah pembangunan sumber daya manusianya," katanya.
Endin berharap keberadaan FKSMB Kabupaten Bekasi semakin memperkuat kolaborasi antara sekolah, orang tua, masyarakat, dan pemerintah dalam menciptakan pendidikan yang berkualitas.
"Mari kita jadikan forum ini sebagai ruang belajar bersama dan wadah melahirkan gagasan konstruktif demi tercapainya generasi
Bekasi yang cerdas, berakhlak mulia, dan siap menghadapi tantangan masa depan," pungkasnya. (R)
beritaTerkait
komentar