Medan (buseronline.com) - Wali Kota Medan Rico Waas menaruh perhatian serius terhadap kondisi infrastruktur pendidikan di UPT SD Negeri 064999, Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan.
Hal itu disampaikannya saat meninjau kondisi sekolah tersebut di sela kegiatan gotong royong dan pengerjaan drainase di Jalan Marelan II, Pasar 4 Timur, pada 12 September 2026.
Dalam peninjauan tersebut, Rico menemukan sejumlah persoalan pada bangunan sekolah, termasuk adanya dinding yang mengalami keretakan. Ia memastikan persoalan tersebut akan segera ditangani Pemerintah Kota Medan.
"Sekolah tadi keluhannya salah satunya, pertama ada dinding-dinding yang retak-retak. Itu juga akan segera kita benahi," tegas Rico.
Tak hanya kondisi fisik bangunan, Rico juga menyoroti keterbatasan ruang kelas di sekolah tersebut. Saat ini, UPT SDN 064999 hanya memiliki tujuh ruang kelas, sehingga pihak sekolah harus menerapkan sistem belajar bergilir atau double shift untuk menampung seluruh rombongan belajar.
Menurut Rico, kondisi tersebut membuat waktu belajar siswa terbagi dan kurang ideal bagi proses pembelajaran.
"Salah satu yang jadi perhatian adalah UPT SD 064999 ini double shift, sehingga waktu belajarnya terbagi dua dalam 7 kelas ini," ujarnya.
Untuk mengatasi persoalan tersebut, Pemko
Medan berencana melakukan revitalisasi dan meningkatkan bangunan sekolah menjadi gedung dua lantai. Pembangunan tersebut direncanakan mulai dilakukan pada tahun depan.
"Kita usahakan supaya ditingkat menjadi 2 lantai. Kita rencanakan tahun depan pembangunannya. Begitu 2 lantai terbangun agar anak-anak bisa lebih nyaman lagi belajarnya," jelas Rico.
Dalam peninjauan itu,
Rico Waas didampingi Pj Sekda
Medan Erfin Fahrurrazi, Kepala Dinas SDABMBK Khairul Azmi, serta Camat
Medan Marelan Zulkifli Syahputra Pulungan.
Rico mengatakan, peningkatan fasilitas pendidikan menjadi bagian dari pembenahan infrastruktur di kawasan Medan Marelan. Mengingat kawasan tersebut memiliki kepadatan penduduk yang tinggi, pembenahan drainase, fasilitas umum, dan sarana pendidikan perlu dilakukan secara bertahap dan berkesinambungan.
Dengan rencana pembangunan gedung dua lantai tersebut, Pemko
Medan berharap persoalan keterbatasan ruang kelas dan sistem belajar double shift dapat segera diatasi.
Selain meningkatkan kapasitas sekolah, pembangunan ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar yang lebih aman, nyaman, dan representatif bagi seluruh siswa UPT SDN 064999. (P3)
beritaTerkait
komentar