Rabu, 09 September 2026

Rico Waas Dukung Merdang Merdem 2026, Tekankan Pelestarian Adat Karo

Rabu, 09 September 2026 13:00 WIB
Rico Waas Dukung Merdang Merdem 2026, Tekankan Pelestarian Adat Karo
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas saat menerima audiensi Panitia Merdang Merdem Kota Medan 2026 yang dipimpin Ketua Panitia Dato Adil Freedy Sembiring di Balai Kota Medan, Selasa (8/9/2026).

Medan (buseronline.com) - Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas memberikan dukungan penuh terhadap rencana pelaksanaan pesta adat budaya Karo, Merdang Merdem Kota Medan 2026.

Dukungan tersebut disampaikan Rico saat menerima audiensi Panitia Merdang Merdem Kota Medan 2026 yang dipimpin Ketua Panitia Dato Adil Freedy Sembiring di Balai Kota Medan, pada 8 September 2026.

Dalam pertemuan tersebut, Rico mengatakan Merdang Merdem menjadi momentum penting untuk melestarikan kebudayaan Karo di tengah keberagaman suku dan budaya yang ada di Kota Medan.

"Ini kegiatan yang sangat baik. Kota Medan banyak suku, termasuk suku Karo. Tentunya kebudayaan harus kita lestarikan," ujar Rico, didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Ahmad Barli Mulia dan Kepala Dinas Pariwisata Odi Anggia Batubara.

Meski memberikan dukungan, Rico mengingatkan panitia agar pelaksanaan Merdang Merdem tidak hanya menjadi kegiatan seremonial. Menurutnya, nilai adat dan kesakralan yang terkandung dalam setiap rangkaian kegiatan harus tetap dipertahankan.

"Acara ini tidak hanya seremonial, tetapi tingkat kesakralan perlu diperhatikan. Ini menjadi saran dan masukan agar acara ini berjalan dengan baik," katanya.

Rico juga mendorong panitia untuk membuat pelaksanaan Merdang Merdem 2026 lebih menarik dan berbeda dari tahun sebelumnya.

Namun, inovasi yang dilakukan harus tetap berpedoman pada nilai kebudayaan dan adat Karo. "Harus ada yang berbeda dari tahun sebelumnya, namun tetap kebudayaan dan adatnya," tegasnya.

Terkait jadwal, Rico mempersilakan panitia menyesuaikan pelaksanaan kegiatan pada Oktober 2026. Untuk lokasi, Pemko Medan memberikan keleluasaan kepada panitia untuk menentukan tempat yang paling sesuai, termasuk Lapangan Benteng maupun Lapangan Merdeka.

"Untuk waktu di bulan Oktober baik, nanti disesuaikan saja. Untuk tempat saya persilakan, mau di Lapangan Benteng atau di Lapangan Merdeka," ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Merdang Merdem Kota Medan 2026 Dato Adil Freedy Sembiring mengatakan kepanitiaan kegiatan tersebut merupakan keturunan langsung dari pendiri Kota Medan, Guru Patimpus Sembiring Pelawi.

Ia menyebutkan, Merdang Merdem nantinya akan diisi dengan sejumlah rangkaian kegiatan adat, salah satunya Kenduri Arwah. Kegiatan tersebut menjadi bentuk penghormatan dan doa bagi para leluhur serta keluarga yang telah meninggal dunia.

Sebagai simbol penghormatan dan kekeluargaan, jajaran panitia kemudian menyematkan Beka Buluh, kain adat kebanggaan masyarakat Karo, ke pundak Wali Kota Medan Rico Waas.

Panitia berharap dukungan Pemko Medan dapat membuat Merdang Merdem 2026 berlangsung semarak dan sukses, sekaligus menjadi wadah untuk memperkuat keberadaan serta memperkenalkan budaya Karo kepada masyarakat luas di Kota Medan. (P3)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Wali Kota Medan Minta TPID Jangan Tunggu Harga Naik Baru Bertindak
Wali Kota Medan Minta Aspirasi Reses Segera Direalisasikan
Pascabencana, Pemko Medan Dorong UMKM Manfaatkan Teknologi Digital
Wali Kota Medan Jatuhkan Hukuman Disiplin Berat kepada Camat Medan Timur dan Lurah Aur
Harga Ayam Tembus Rp50 Ribu per Kg, TPID Sumut Perketat Pengawasan Pasokan
Wali Kota Medan dan Dubes Belgia Bahas Penguatan Kerja Sama Berbagai Sektor
komentar
beritaTerbaru