Para peserta mendapatkan pembelajaran mengenai kedisiplinan, kejujuran, tanggung jawab, cinta tanah air, empati, pengendalian diri, hingga kemampuan membangun hubungan positif dengan sesama.
"Kegiatan ini sebagai momentum mendapatkan pengalaman batin dan pembelajaran, untuk memperbaiki karakter sebagai bekal di kemudian hari," terangnya.
Amirudin menambahkan, pembentukan karakter membutuhkan dukungan dari berbagai pihak. Sekolah, keluarga, pemerintah, dan masyarakat harus bersama-sama menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang generasi muda.
Melalui Kemah Karakter Kebangsaan tersebut, Pemerintah Kabupaten
Magelang berharap lahir generasi muda yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga karakter kuat, disiplin, bertanggung jawab, memiliki kepedulian terhadap sesama, serta siap menghadapi tantangan masa depan. (R)
beritaTerkait
komentar