Sabtu, 03 Oktober 2026

Mendikdasmen Abdul Mu’ti Tegaskan Komitmen Pendidikan Inklusif dalam Suara Inklusi di Yogyakarta

Minggu, 16 Agustus 2026 10:50 WIB
Mendikdasmen Abdul Mu’ti Tegaskan Komitmen Pendidikan Inklusif dalam Suara Inklusi di Yogyakarta
Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto bersama Mendikdasmen RI Abdul Mu’ti saat menghadiri puncak acara Suara Inklusi di kawasan Titik Nol Kilometer Yogyakarta, Rabu (12/8/2026).
Ia menilai, hambatan terbesar bagi penyandang disabilitas tidak selalu berasal dari keterbatasan yang dimiliki, tetapi juga dapat muncul dari cara pandang masyarakat.

"Seringkali yang menjadi hambatan bukanlah keterbatasan yang dimiliki seseorang, melainkan cara pandang kita," ucap Siti Hediati Soeharto.

Menurutnya, ketika masyarakat memberikan kesempatan, sekolah menyediakan ruang belajar yang setara, dunia kerja memberikan kepercayaan, dan lingkungan menerima setiap orang dengan hormat, kemampuan yang selama ini belum terlihat dapat berkembang dan memberikan manfaat bagi banyak orang.

Dalam kesempatan tersebut, pemerintah juga menyerahkan kartu Program Indonesia Pintar (PIP) dan bantuan revitalisasi satuan pendidikan secara simbolis.

Program revitalisasi Kemendikdasmen tahun 2025 telah menjangkau 46 satuan pendidikan di Daerah Istimewa Yogyakarta dengan nilai Rp71,3 miliar. Secara nasional, hingga Juli 2026, program tersebut telah menjangkau 1.609 sekolah dengan nilai bantuan mencapai Rp2,02 triliun.

Rangkaian kegiatan Suara Inklusi yang merupakan hasil kolaborasi Kemendikdasmen, Pemerintah Provinsi DIY, dan Pemerintah Kota Yogyakarta kemudian dilanjutkan dengan peninjauan pameran karya seni siswa penyandang disabilitas.

Kegiatan tersebut menjadi pesan bahwa kemajuan bangsa membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Dengan memberikan kesempatan yang setara dan menghilangkan berbagai hambatan, penyandang disabilitas dapat tumbuh, berkarya, dan berkontribusi bagi Indonesia. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Mendikdasmen Tinjau Revitalisasi SDN 1 Kedungjaya Cirebon
Kemendikdasmen Perkuat Pendidikan Pancasila melalui Budaya Sekolah
Wamendikdasmen Dorong Revitalisasi Sekolah di Daerah Rawan Banjir Demak
Kemendikdasmen dan OJK Perkuat Literasi Keuangan Siswa melalui Rumah Pendidikan
Wamendikdasmen Dorong Pembelajaran Kontekstual untuk Kembangkan Potensi Anak Papua
KKRI Jadi Ekstrakurikuler Pilihan, Kemendikdasmen Tekankan Pembentukan Karakter Siswa
komentar
beritaTerbaru